Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Kemarau Panjang, Perumdam Waemami Lutim Distribusikan Air Bersih Siang dan Malam

75
×

Kemarau Panjang, Perumdam Waemami Lutim Distribusikan Air Bersih Siang dan Malam

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM – Dampak musim kemarau yang berlangsung dalam beberapa bulan terakhir mulai dirasakan pelanggan air bersih di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Penurunan debit sumber air membuat distribusi air bersih di sejumlah wilayah terganggu.

Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Waemami Luwu Timur terus berupaya memenuhi kebutuhan pelanggan dengan mendistribusikan air bersih menggunakan mobil tangki, baik siang maupun malam hari.

Direktur Perumdam Waemami Luwu Timur, Andi Maryam Nur Palullu, mengatakan penurunan debit air di sumber intake terjadi secara drastis akibat kondisi kemarau.

“Untuk pelayanan Malili, ada beberapa wilayah yang airnya tidak mengalir sama sekali. Namun, kami tetap melakukan pengantaran menggunakan mobil tangki secara bergiliran karena armada yang tersedia terbatas,” kata Andi Maryam, Minggu (25/10/2026).

Menurut dia, sebagian wilayah lainnya masih mendapatkan aliran air. Namun, Perumdam menerapkan sistem distribusi bergilir agar pasokan dapat menjangkau seluruh pelanggan.

Pola pengaliran disesuaikan dengan kondisi ketersediaan air. Ada wilayah yang mendapat aliran mulai subuh hingga sore, sementara wilayah lainnya memperoleh pasokan pada sore hari hingga subuh keesokan harinya.

“Jadi, ada yang mengalir dari subuh sampai sore, ada juga yang mengalir sore sampai besok subuh,” ujarnya.

Andi Maryam menambahkan, gangguan distribusi juga terjadi di wilayah pelayanan Cabang IKK Angkona. Di wilayah tersebut, distribusi air kepada pelanggan dilakukan menggunakan mobil tangki.

Kondisi serupa juga dialami wilayah pelayanan Cabang IKK Mangkutana. Menurut dia, distribusi melalui mobil tangki telah berlangsung selama beberapa bulan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Perumdam Waemami terus berupaya menyalurkan air kepada pelanggan di tengah keterbatasan debit sumber air dan armada distribusi.

Sistem penggiliran serta pengantaran menggunakan mobil tangki menjadi langkah yang dilakukan agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau.

Masyarakat di wilayah terdampak diharapkan menyesuaikan penggunaan air dengan jadwal distribusi yang berlaku dan menghemat persediaan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *