Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Ketua Komisi D DPRD Sulsel Usir PT Vale dari Ruang Rapat?, Begini Tanggapan Ryan Latif

508
×

Ketua Komisi D DPRD Sulsel Usir PT Vale dari Ruang Rapat?, Begini Tanggapan Ryan Latif

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Miskomunikasi antara PT Vale Indonesia dengan Anggota DPRD Sulsel, Rahman Pina jadi perbincangan hangat di Sulsel. Bahkan hal itu makin heboh diperbincangkan karena PT Vale dikabarkan diusir saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP), kemarin.

Menanggapi polemik itu, Ketua Serikat Buruh KEP. KSPSI Sulsel, Ryan Latif mengatakan, pengusiran petinggi PT. Vale oleh Ketua Komisi D DPRD provinsi Sulsel, Rahman Pinang patut dipertanyakan, ada apa? atau kah ada apa apanya?, Ungkapnya, Jumat (25/03/2022).

“Saya menyayangkan sikap arogan yang ditunjukkan Ketua Komisi D DPRD Provinsi Sulsel, Rahman Pina mengusir petinggi PT. Vale yang diundang untuk RDP. Ada apa? Sementara mereka yang mengundang,” tandas Ryan Latif lagi.

Ia menegaskan agar Rahman Pina perlu belajar lagi dan banyak turun ke Sorowako Luwu Timur, jangan terlalu banyak bicara yang tidak sesuai fakta di lapangan. Turun dulu lihat langsung kondisi masyarakat Sorowako Lingkar Tambang. Lagian Rahman Pina ini Dapilnya bukan Luwu Timur.

Terkait kabar pengusiran petinggi PT. Vale saat menghadiri RDP saya kira tidak ada kesalahan fatal disitu PT.Vale sudah mengutus Direkturnya sesuai undangan dan itu legal secara hukum karena melaksanakan perintah atas nama perusahaan, lah kok malah diusir, ini pasti ada apa apanya, kunci Ryan yang juga Wakil Presiden LIRA.

Sebelumnya, Rahman Pina mengaku kalau ia tidak mengusir. Ia menyebut kalau yang datang bukan yang diundang.

“Yang kita undang itu direksi bukan staf dibawahnya untuk membahas perpanjangan kontrak kebijakan PT Vale terhadap keberpihakan terhadap pengusaha dan masyarakat lokal, makanya kami minta maaf jika utusan PT Vale kita minta untuk meninggalkan ruang rapat. Nah kalau yang hadir stafnya mana bisa mengambil kebijakan,” katanya.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *