Example 728x250
Example 728x250
Input Metro

Komitmen Cegah Korupsi, Walikota Makassar Terpilih Sebagai Narasumber di Kegiatan Deseminasi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi

483
×

Komitmen Cegah Korupsi, Walikota Makassar Terpilih Sebagai Narasumber di Kegiatan Deseminasi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi

Sebarkan artikel ini
Ket: Jakarta Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan "Danny" Pomanto sebagai narasumber pada kegiatan Desiminasi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi

INPUTRAKYAT_Jakarta—Kamis (20/12/18) Terpilihnya walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto sebagai narasumbur dalam Transparency International Indonesia (TII). Sekretariat Nasional Pencegahan Korupsi (Setnas PK). Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menjadi pengakuan bagi danny acara yang di dihadiri  sebanyak 150 orang peserta yang datang dari berbagai daerah terpilih di indonesia.

Kabag Humas Kota Makassar Moh. Roem,  menjelaskan bahwa Wali kota dan Bupati yang tampil sebagai narasumber merupakan  pilihan dari mereka yang berkomitmen kuat terhadap pencegahan korupsi didaerahnya masing – masing. “13 walikota bupati dipilih  melalui tahapan evaluasi sebagai kepala daerah yang berkomitmen dalam pemberantasan korupsi. Selain itu juga dipilih kota yang telah dilakukan pengukuran indeks persepsi lokal oleh Transparency International Indonesia. Dimana kegiatan ini bertujuan menyampaikan Stranas PK dan Aksi Pencegahan Korupsi 2019 – 2020 kepada para pemangku kepentingan kunci di daerah-daerah terpilih,” jelasnya.

Selain Danny, Turut Wali Kota Semarang, Wali Kota Banjarmasin, Wali Kota Bogor dan Wali Kota Jakarta Utara yang menjadi narasumber. Tak hanya itu, tampil pula Dirjen Otonomi Daerah/Inspektur Jenderal, Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Indonesia Corruption Watch (ICW

Kata roem, semuanya dipaparkan dihadapan staff kementrian RI dilakukan dalam format talkshow, dengan melibatkan perwakilan walikota dan bupati yang terpilih, serta kelompok strategis yakni akademisi,  pakar terkait isu korupsi, pemerintah daerah mulai  tingkat kabupaten/kota, dan organisasi masyarakat sipil. (Releas Humas Pemkot Makassar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *