Example 728x250
Example 728x250
Input Lutra

Lutra Berduka, Ani Nurbani dan Pengurus Partai Gelora Lutim Salurkan Bantuan

516
×

Lutra Berduka, Ani Nurbani dan Pengurus Partai Gelora Lutim Salurkan Bantuan

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTRA,–Wakil Ketua PKK Lutim, dr Ani Nurbani menyambangi posko peduli kemanusiaan Luwu Timur di Posko Induk relawan kemanusiaan Lutim, Kappuna, Kota Masamba, Kabupaten Lutra, Rabu (15/07/2020) malam.

Di posko tersebut, Ani Nurbani menyerahkan sejumlah bantuan berupa sembako dan lain-lain, yang diterima langsung koordinator relawan kemanusiaan Luwu Timur, Suaib Laibe.

Usai penyerahan, Ani Nurbani menyampaikan, turut prihatin atas musibah yang menimpah Kabupaten Luwu Utara.

“Semoga masyakarat Luwu Utara yang terdampak musibah ini diberikan ketabahan dan selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ucap Ani yang juga istri tercinta Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam.

Lanjutnya, untuk teman-teman relawan dari Luwu Timur yang terjun dilokasi bencana agar senantiasa menjaga kesehatan, dan tetap semangat dalam membantu saudara kita yang lagi terkena bencana.

“Tolong teman-teman salurkan bantuan ini agar saudara kita bisa memanfaatkan dengan baik,” imbuhnya.

Sementara itu, koordinator relawan kemanusiaan Lutim, Suaib Laibe mengucapkan banyak terima kasih atas bantau dari ibu Ani Nurbani.

“Terimakasih banyak bu atas bantuan dan kepeduliannya kepada saudara kita yang terkena musibah ini,” singkatnya.

Tidak hanya itu, turut pula pengurus Partai Gelora Luwu Timur yang dipimpin langsung Ketua Partai Gelora Lutim, Rusdi Layong, menyerahkan bantuan.

Untuk diketahui, ada dua wilayah di Luwu Utara diterjang banjir yakni Kota Masamba dan Desa Radda yang meliputi Dusun Meli, Petambua dan Bone.

Musibah ini terjadi pada Selasa (13/07/2020) malam sekitar Pukul 20.00 WITA.

Akibatnya, ratusan rumah di Desa Radda dan Kota Masamba rusak berat pasca diterjang banjir bandang yang disertai lumpur setinggi 3 meter.

Pantauan media ini, sejumlah korban bencana tersebar dibeberapa titik melakukan pengungsian.

Khusus Korban dari Desa Radda, ribuan warga memilih mengungsi di wilayah pegunungan tepatnya di Penampun dekat TPA.

Hingga berita ini diturunkan tampak sejumlah relawan diantaranya dari Kabupaten Luwu Timur masih melakukan pencarian korban bencana banjir bandang.

Dari data yang dihimpun, sampai saat ini sebanyak 21 orang dinyatakan meninggal dunia.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *