INPUTRAKYAT_LUTIM,–Puluhan mahasiswa dan masyarakat menggelar unjuk rasa di Gedung DPRD Kabupaten Luwu Timur, Senin (11/04/2022).
Aksi yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa, Pemuda dan Rakyat (Gempar) itu menyampaikan beberapa poin isu nasional.
Isi yang dimaksud, menolak wacana penundaan Pemilu dan 3 periode Jokowi, stabilitas harga dan menjaga ketersediaan bahan pokok, tuntaskan konflik agraria yang terjadi di Indonesia, tolak kenaikan PPN serta tuntaskan kasus-kasus pelanggaran HAM di Indonesia.
Dalam orasinya, Warka Sultani menyampaikan, negara kita sedang tidak baik-baik saja, oleh karenanya kami bersama masyarakat turun kejalan meminta anggota DPRD Lutim menindaklanjuti tuntutan kami, ungkapnya.
“Kami datang untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat yang sampai hari ini belum diindahkan oleh Presiden Jokowi sebagaimana diungkapkan dalam janji-janji politik,” tandas Warka yang juga Ketua HAM Lutim.
Pantau media ini, unjuk rasa yang diwarnai aksi bakar ban itu dikawal ratusan Polisi, Satpol PP dan TNI yang dipimpin langsung Kapolres Luwu Timur, AKBP Silvester Simamora.
Liputan: Amk | Editor: Redaksi.














