INPUTRAKYAT_MAKASSAR,– Aksi penggelapan dana nasabah Bank kembali meresahkan masyarakat. Setelah teller cantik Bank BRI berhasil dibekuk karena menggelapkan Rp. 2,3 Miliar pada akhir Januari kemarin, (30/01/19). Kali ini Nasabah Bank BNI melaporkan penggelapan dana dari beberapa rekening miliknya.
Muhammad Sahlan Rahim (39) awalnya merasa resah, uang di rekening yang ia percayakan pada pimpinan Bank BNI inisial CB sering menghilang.
“Awalnya itu pengelola keuangan saya serahkan ke dia CB berdasarkan kepentingan, sebab mustahil saya lakukan pengiriman dari daerah terpencil sehingga saya kasi ke dia, dengan asumsi karena beberapa hal yang tidak diinginkan,” katanya kepada media, Sabtu (02/02/19).
Kecurigaan tersebut semakin bertambah saat CB tidak bisa memberikan print out kelima rekening atas nama Sahlan sendiri dan 2 lainnya atas nama Arifuddin untuk diaudit oleh auditor.
Korban yang berprofesi sebagai kontraktor memperkirakan transaksi dari rekening–rekening tersebut mencapai angka ratusan miliyar.
“Setiap kali saya minta pelaporan ada saja alasannya. Alangkah kagetnya saya melihat aktivitas di bawah tanah setelah saya meminta kepada teman untuk mengauditnya,” bebernya.
Laporan resmi Sahlan didampingi kuasa hukumnya diterima oleh Polisi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Jumat (1/2).
Ini merupakan babak baru perselisihan Sahlan dan CB setelah laporannya ke BNI cabang utama Makassar mendapat tanggapan dingin berupa mutasi jabatan saja.
Akibat perbuatan yang diduga perbuatan oknum tersebut, Sahlan telah dirugikan menurut perkiraan awal sekitar Rp. 3 miliyar dari ketujuh rekening miliknya. Diduga angka kerugian akan terus bertambah hingga audit yang sementara berjalan selesai.
Dikonfirmasi terpisah, Ardi selaku Humas BNI Wilayah Makassar belum berani mengeluarkan statement apapun terkait kejadian ini. Ia mengaku masih sedang menunggu hasil penyelidikan internal pihak BNI.
“Karena berita baru kami terima, jadi kami masih menunggu informasi dari pihak BNI yang menangani masalah ini,” kata Ardi melalui pesan singkat.
Liputan: Noya | Editor: Amk.














