Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Pemda Lutim Dukung Usulan Andi Nyiwi sebagai Pahlawan Nasional

1191
×

Pemda Lutim Dukung Usulan Andi Nyiwi sebagai Pahlawan Nasional

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Rumpun keluarga besar Andi Nyiwi bersilaturahmi dengan Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, Senin (22/9/2025) malam.

Dalam pertemuan silaturahmi tersebut, mereka membahas soal mengusulan nama Andi Nyiwi Opu To Malebbi sebagai Pahlawan Nasional.

Bupati Irwan pun langsung merespon dan memberikan dukungan penuh usulan Andi Nyiwi sebagai Pahlawan Nasional yang ditandai dengan dikeluarkannya surat rekomendasi.

Rekomendasi ini juga sekaligus menindaklanjuti surat rekomendasi tim peneliti dan pengkaji gelar daerah (TP2GD) Lutim.

“Saya mengapresiasi atas pengusulan Andi Nyiwi Opu To Malebbi sebagai pahlawan nasional,” ucap Bupati Irwan.

Menurutnya, pengabdian dan teladan beliau telah menjadi warisan berharga bagi generasi penerus.

“Untuk itu saya mendukung sepenuhnya agar beliau (Andi Nyiwi) dianugrahi gelar pahlawan nasional sebagai penghormatan negara atas pengorbanan dan jasa – jasa beliau bagi bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Untuk mengetahui sejarah singkat Andi Nyiwi berikut penjelasannya sebagaimana dikutip dari Pongsibanne, L & Mansur. (2010). Autentitas Budaya Bugus, Jejak Sawerigading Sebagai Perekat Bangsa dalam Epil I La Galigo. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur & Cv Arti Bumi Intara.

Perjuangan karismatik yang diperlihatkan oleh Andi Nyiwi pada dasarnya tidak lepas dari nilai budaya Luwu terutama filosofi “Toddo’ Puli’ Temmalara” yang secara bebas dapat diartikan “keteguhan batin yang tidak tergoyahkan”.

Prinsip perjuangan yang menjadi landasan idiologi ini bukan hanya disampaikan langsung kepada masyarakat untuk memperkuat semangat perjuangan, namun sekaligus mempraktekkannya sendiri melalui tindakan nyata yang pantang menyerah, bahkan rela mati demi kemerdekaan.

Keteguhan hati Andi Nyiwi untuk berjuang salah satunya dapat diperhatikan pada saat ia menolak menjadi Mincara sebelum Bendera Merah Putih berkibar di Malili. Sikap ini menunjukkan bahwa ia tidak hanya memandang jabatan sebagai simbol status, tetapi juga sebagai amanah perjuangan. Nilai ini menjadikannya representasi dari semangat kolektif rakyat Luwu.

Andi Nyiwi yang pada saat itu dipercayakan sebagai Ketua Pemuda Republik Indonesia (PRI) di Malili menampilkan diri bukan hanya sebagai pemimpin Aristokrat Lokal, tetapi juga pemimpin modern yang mengorganisasi pemuda dalam perjuangan kolektif.

Model kepemimpinan ini leh Hersey & Blanchard disebut mampu menarik perhatian masa, salah satunya karena mampu menyesuaikan gaya kepemimpinan dengan kondisi yang ada. Bagaimana Andi Nyiwi menampilkan ketegasan, kemampuan mobilisasi, dan keberanian dalam menghadapi ancaman NICA kemudian menjadikannya figur penting dalam perjuangan bersenjata sekaligus politik terutama di Malili.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *