Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Pemkab Luwu Timur Catat Kinerja Baik Tangani Stunting, Capaian Layanan Gizi Tembus 96,1

34
×

Pemkab Luwu Timur Catat Kinerja Baik Tangani Stunting, Capaian Layanan Gizi Tembus 96,1

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM, – Kabupaten Luwu Timur mencatatkan kinerja baik dalam penanganan stunting sepanjang 2025. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator upaya pemerintah daerah dalam memperkuat konvergensi program percepatan penurunan stunting.

Berdasarkan data pemeringkatan kinerja kabupaten/kota tahun 2026 yang ditampilkan pada sistem pemantauan, Luwu Timur memperoleh nilai akhir 80,7 dengan kategori Baik. Penilaian tersebut merupakan gabungan tiga komponen, yakni konvergensi (K1), capaian layanan gizi (K2), dan kinerja desa (K3).

Dalam rincian penilaian, Luwu Timur mencatat nilai konvergensi sebesar 84,7, capaian layanan gizi 96,1, serta kinerja desa 36,0. Data ini menunjukkan capaian yang kuat pada aspek layanan gizi, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja di tingkat desa.

Sementara itu, pada pemantauan Web Monitoring (Webmon) stunting semester I 2026, nilai inputan Kabupaten Luwu Timur tercatat sebesar 75. Angka tersebut menjadi gambaran progres pelaporan dan pemantauan pelaksanaan upaya penanganan stunting pada semester pertama tahun ini.

Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan kualitas data, serta memastikan intervensi gizi dan layanan dasar menjangkau keluarga berisiko stunting secara tepat sasaran.

Di sisi lain, progres penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) hingga Triwulan III 2026 juga menjadi bagian penting dalam evaluasi kinerja pelayanan dasar pemerintah daerah.

Berdasarkan grafik indeks pencapaian SPM seluruh bidang tahun 2026 yang tersedia, Kabupaten Luwu Timur mencatat nilai 71,76 persen, tertinggi di antara daerah yang ditampilkan dalam grafik tersebut.

Capaian ini menjadi modal bagi Pemkab Luwu Timur untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dasar, termasuk sektor kesehatan yang berperan penting dalam mendukung percepatan penurunan stunting.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *