Example 728x250
Example 728x250
Input Parlemen

Pergantian Pelayan Jemaat KIBAID Tarabbi Jadi Momentum Merawat Toleransi di Luwu Timur

48
×

Pergantian Pelayan Jemaat KIBAID Tarabbi Jadi Momentum Merawat Toleransi di Luwu Timur

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,—Pergantian kepemimpinan pelayanan di Gereja KIBAID Jemaat Tarabbi, Desa Tarabbi, Kecamatan Angkona, Sabtu, 27 Juni 2026, tak hanya menjadi bagian dari tradisi gerejawi. Momen itu juga dimaknai sebagai pengingat pentingnya menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat Luwu Timur yang hidup dalam keberagaman.

Anggota DPRD Luwu Timur, Firman Udding, hadir dalam syukuran tahunan yang dirangkaikan dengan serah terima pelayanan jemaat. Prosesi tersebut menandai berakhirnya masa pelayanan Pdt. Matius bersama istrinya, Pdt. Serit, yang selama delapan tahun membina jemaat di Tarabbi. Keduanya kini mendapat penugasan baru di Kabupaten Maros.

Tongkat estafet pelayanan selanjutnya dipercayakan kepada Pdt. Jonatan bersama istrinya, Pdt. Ludia Mejang. Pergantian itu disambut hangat oleh jemaat dan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Firman menilai kehadiran tokoh agama tidak hanya berperan membimbing kehidupan spiritual umat, tetapi juga menjadi perekat hubungan sosial di tengah masyarakat yang majemuk. Menurut dia, nilai-nilai toleransi, saling menghormati, dan kebersamaan perlu terus dipelihara agar tetap menjadi kekuatan pembangunan daerah.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pdt. Matius dan Pdt. Serit atas pengabdian mereka selama melayani Jemaat KIBAID Tarabbi. Dedikasi yang ditunjukkan, kata Firman, telah memberi warna bagi kehidupan jemaat sekaligus memperkuat semangat persaudaraan di lingkungan masyarakat.

Firman juga menyampaikan harapan kepada Pdt. Jonatan dan Pdt. Ludia Mejang agar mampu melanjutkan pelayanan dengan membangun komunikasi yang baik bersama seluruh elemen masyarakat. Ia meyakini sinergi antara gereja dan warga menjadi modal penting untuk menciptakan lingkungan yang damai dan saling mendukung.

Menurut Firman, kerukunan antarumat beragama merupakan aset sosial yang harus terus dijaga. Karena itu, pemerintah daerah bersama tokoh agama dan masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama untuk merawat suasana aman, tenteram, dan harmonis di Bumi Batara Guru.

Acara syukuran dan serah terima pelayanan berlangsung khidmat. Selain dihadiri jemaat Gereja KIBAID Tarabbi, kegiatan itu juga diikuti para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan yang memberikan doa dan dukungan kepada pelayan lama maupun pelayan jemaat yang baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *