INPUTRAKYAT_LUTIM,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur menegaskan pentingnya pembiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini bagi anak-anak. Hal tersebut disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Lutim, Aini Endis Anrika, saat membuka peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia sekaligus Program Kesehatan Gigi dan Mulut (Healthier Smiles Program) di SDN 225 Karebbe, Kecamatan Malili, Kamis (22/10/2026).
Mewakili Bupati Luwu Timur, Aini Endis menyampaikan bahwa cuci tangan pakai sabun merupakan tindakan preventif paling sederhana namun berdampak besar terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak. Pembiasaan ini dinilai sangat strategis untuk membentengi generasi muda Luwu Timur dari ancaman berbagai penyakit.
“Pembiasaan mencuci tangan menggunakan sabun sejak dini sangat perlu dilakukan, terutama bagi anak-anak agar terhindar dari penyakit serta mendukung tumbuh kembang dan kecerdasan mereka. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk mengedukasi siswa maupun orang tua,” ujar Aini Endis.
Pemkab Luwu Timur juga memberikan apresiasi atas kolaborasi Save the Children Indonesia bersama Yayasan Celosia Marennu Indonesia dan dukungan Mars Snacking Foundation yang menggagas program ini secara hibrida (luring dan daring) di sejumlah sekolah binaan.
Sejalan dengan komitmen Pemkab, Program Manager Healthier Smiles Program Save the Children Indonesia wilayah Luwu Timur–Luwu Utara, Robert Nufninu, berharap gerakan ini terus berlanjut menjadi perilaku hidup sehari-hari.
“Kami berharap praktik baik cuci tangan pakai sabun hari ini tidak berhenti saat acara selesai, melainkan terus digaungkan oleh anak-anak di Luwu Timur agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, tangguh, dan siap menghadapi masa depan,” tutur Robert.
Kemeriahan acara diisi dengan peragaan cara mencuci tangan yang baik dan benar oleh dokter cilik SDN 225 Karebbe, serta pertunjukan drama klasikal bertema kesehatan gigi dan mulut yang dibawakan oleh para siswa. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen penerapan cuci tangan pakai sabun oleh para undangan yang hadir secara luring.
Turut hadir jajaran Forkopimda, Kepala Diskominfo-SP Andi Tabacina Akhmad, Kepala Disdikbud Raoda K., perwakilan Dinas Kesehatan dan OPD terkait, pengurus TP PKK Lutim, Kepala Desa Laskap, perwakilan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), serta para orang tua siswa. (Rama).














