Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Peringati HUT Ke-81 Kejaksaan RI, Kajari Lutim Bacakan Amanat Jaksa Agung: Teguhkan Integritas & Transformasi Hukum Menuju Indonesia Emas

44
×

Peringati HUT Ke-81 Kejaksaan RI, Kajari Lutim Bacakan Amanat Jaksa Agung: Teguhkan Integritas & Transformasi Hukum Menuju Indonesia Emas

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,- Pada upacara peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia yang ke-81 di lingkungan Kejaksaan Negeri Luwu Timur, 2 September 20026.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari),Lutim Berthy Oktavianez membacakan amanat resmi Jaksa Agung RI. Pesan tersebut menekankan pentingnya transformasi penegakan hukum menuju Indonesia Emas 2045 sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2045.

Dalam amanat yang disampaikan di hadapan seluruh jajaran pejabat, jaksa, dan pegawai ini, Jaksa Agung menegaskan bahwa Kejaksaan tidak dapat berdiri sendiri. Sinergi yang harmonis dan kolaborasi produktif harus terus dibangun bersama lembaga penegak hukum lain, kementerian/lembaga, akademisi, hingga masyarakat sipil demi menjaga kepercayaan publik sebagai amanah kehormatan.

Kepercayaan publik adalah kehormatan sekaligus amanah yang harus kita jaga melalui integritas, profesionalisme, dan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” tegas amanat tersebut.

Seluruh insan Adhyaksa diingatkan untuk senantiasa menjaga integritas, mengutamakan kesederhanaan, serta memelihara kehormatan dan wibawa institusi. Ditekankan agar tidak ada satu pun tindakan tercela yang merusak citra baik, serta melarang keras menerima atau meminta sesuatu yang dapat menggadaikan martabat Kejaksaan.

Jaksa Agung juga mendorong semangat belajar terus-menerus, kecepatan adaptasi terhadap tantangan, serta menjadikan rasa keadilan yang hidup di masyarakat sebagai landasan utama bertindak—karena kewibawaan sejati lahir dari profesionalisme, bukan sekadar besarnya wewenang.

Adapun Tujuh Perintah Harian Jaksa Agung

Sebagai panduan moral dan profesional dalam pengabdian, ditegakkan tujuh prinsip utama yakni,Terapkan nilai-nilai ketuhanan dalam setiap tugas dan pengambilan keputusan,Kembalikan kehormatan & martabat Kejaksaan demi keadilan nyata bagi rakyat,Dukung penuh program prioritas Presiden demi Indonesia yang Berdaulat, Adil, dan Makmur, Gunakan hati nurani secara profesional dan junjung tinggi kebenaran,Bangun sinergi & kolaborasi yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan,Junjung kesederhanaan sebagai cermin integritas dan keteladanan insan Adhyaksa, dan Tingkatkan kepekaan terhadap dinamika masyarakat dan hukum, bertindak cepat dan tepat.

Mengakhiri amanat, Jaksa Agung, Kajari,Berthy Oktavianez mengajak seluruh elemen Kejaksaan berdiri teguh sebagai benteng hukum dan pengawal kedaulatan keadilan. Didoakan agar di usia ke-81 ini, Kejaksaan semakin tangguh, jaya, dan senantiasa mendapat perlindungan Tuhan dalam berkarya melayani bangsa dan negara.

Dirgahayu Kejaksaan Republik Indonesia!
Terus bergerak teguh dalam integritas, adil, dan terbuka demi kepentingan umum serta pengabdian tulus. (Rama).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *