Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Ratusan Murid SD di Mangkutana Padati Masjid Nurul Yaqin, Pejuang Subuh Berlangsung Khidmat

37
×

Ratusan Murid SD di Mangkutana Padati Masjid Nurul Yaqin, Pejuang Subuh Berlangsung Khidmat

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,—Ratusan murid sekolah dasar (SD) bersama kepala sekolah, guru pendamping, dan masyarakat memadati Masjid Nurul Yaqin, Desa Wonorejo, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, dalam kegiatan Pejuang Subuh akhir bulan, Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 04.43 WITA tersebut dipusatkan di Masjid Nurul Yaqin Wonorejo sebagai ajang mempererat silaturahmi antarsekolah sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan dan membentuk karakter peserta didik sejak usia dini.

Sejak dini hari, jamaah laki-laki dan perempuan tampak memenuhi area masjid. Para murid bersama kepala sekolah dan guru pendamping mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat.

Kegiatan diawali dengan salat Subuh berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan zikir dan doa bersama. Acara ditutup dengan pembacaan hadis yang berkaitan dengan keutamaan berzikir.

Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Mangkutana yang juga Kepala SDN 157 Sindu Agung, Muhammad Nur Wahidin, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan Pejuang Subuh akhir bulan merupakan bentuk komitmen K3S Mangkutana dalam mendukung program Pejuang Subuh Kabupaten Luwu Timur.

Menurutnya, pemusatan kegiatan di satu masjid menjadi momentum untuk mempererat hubungan silaturahmi antara murid, kepala sekolah, guru, dan masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini kegiatan kita pusatkan di Masjid Nurul Yaqin Wonorejo. Ratusan murid SD, kepala sekolah, dan guru hadir bersama-sama. Tujuannya agar anak-anak kita saling mengenal dan saling menyemangati dalam kebaikan,” ujar Wahidin.

Ia menambahkan, program Pejuang Subuh tidak hanya mendorong anak-anak untuk rajin melaksanakan salat berjamaah, tetapi juga melatih kedisiplinan, tanggung jawab, serta menumbuhkan kecintaan terhadap masjid sejak usia dini.

Diketahui, program Pejuang Subuh merupakan salah satu program keagamaan dan pendidikan karakter yang diinisiasi oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam.

Program tersebut diharapkan dapat membangun kebiasaan positif di kalangan pelajar, khususnya dalam meningkatkan kesadaran beribadah, membentuk akhlak mulia, dan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.

Salah seorang kepala sekolah yang turut hadir mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, Pejuang Subuh menjadi bukti nyata kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan pengurus masjid dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik.

“Anak yang terbiasa menjaga salat Subuhnya, insyaallah akan semakin terlatih kedisiplinan dan tanggung jawabnya. Kami berharap kegiatan ini terus dilaksanakan secara rutin setiap akhir bulan dengan lokasi yang bergilir,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, K3S Kecamatan Mangkutana berharap semangat Pejuang Subuh terus tumbuh di kalangan pelajar, sehingga kebiasaan beribadah tidak hanya dilakukan saat kegiatan bersama, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Selain memperkuat nilai-nilai keagamaan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat persaudaraan dan membangun kebersamaan antarpelajar di Kecamatan Mangkutana. (solihin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *