INPUTRAKYAT_LUTIM,–Kepedulian terhadap warganya kembali ditunjukkan oleh Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam.
Kali ini, Ia mendengarkan kabar jika ada salah seorang warga yang hidup sebatang kara di sebuah rumah di Jalan Jalan Buncis, Desa Wawondula, Kecamatan Towuti, jatuh sakit.
Seketika itu juga, Bupati Irwan yang dikenal dekat dengan masyarakat langsung memerintahkan agar warga tersebut didampingi dan diberi pelayanan medis secara maksimal.
Warga yang dimaksud, Suyuti Ahmad (74) berasal dari Bima, Provinsi NTB. Ia menjalani hari-harinya dalam sunyi, tanpa keluarga, tanpa teman berbagi. Hidup sebatang kara telah menjadi takdir yang ia jalani selama bertahun-tahun di Towuti.
Seketika itu juga, warga setempat pun bersama tenaga medis berjibaku, mengangkat tubuhnya dengan tandu Puskesmas, melewati jalan yang tak mudah dilalui demi membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat, kemudian di rujuk ke RS Vale.
“Saya minta agar pasien ini diberikan pelayanan medis secara maksimal. Jangan sampai ada kendala dalam penanganannya,” tegas Irwan.
Menurutnya, setiap warga berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak termasuk warga ini yang tidak mememiliki keluarga atau hidup sebatang kara.
“Saya juga mengapresiasi kepedulian masyarakat sudah membantu, mengevakuasi dan mendampingi warga kita ini sampai di Rumah Sakit terdekat,” ucapnya.
“Sikap solidaritas ini kita harus jaga dalam hidup berdampingan,” sambungnya lagi.
Sementara itu, Umriati salah satu warga Towuti yang ikut memdampingi pasien menuturkan banyak terima kasih atas bantuan dan sikap pemerintah daerah.
“Terima kasih pak Bupati sudah peduli dengan warganya, dan mempertahankan komitmen hadir memberikan pelayanan kesehatan maksimal khususnya bagi warga yang kurang mampu,” tuturnya.
“Dan alhamdulillah, Suyuti Ahmad juga saat ini sudah diberikan kartu lansia oleh pemerintah daerah kabupaten Luwu Timur,” pungkasnya.
Peristiwa ini menjadi gambaran nyata sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam menangani kondisi darurat. Di tengah keterbatasan yang ada, kepedulian dan respons cepat menjadi kunci dalam menyelamatkan warga yang membutuhkan bantuan.












