Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Revitalisasi SD Islam Margolembo Tak Hentikan Pembelajaran, Warga Lokal Turut Dilibatkan

38
×

Revitalisasi SD Islam Margolembo Tak Hentikan Pembelajaran, Warga Lokal Turut Dilibatkan

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,—SD Islam Margolembo, Desa Margolembo, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, mendapatkan bantuan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 dengan nilai anggaran mencapai Rp1.109.316.000 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Hal tersebut disampaikan Kepala SD Islam Margolembo, Ashari, S.Pd., saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (2/11/2026).

Ia menjelaskan, program revitalisasi tersebut mencakup rehabilitasi enam ruang kelas, rehabilitasi ruang administrasi dan toilet, pembangunan ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), serta penataan lingkungan sekolah melalui pembangunan akses jalan menggunakan paving block.

Berdasarkan papan informasi proyek, kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 22 Juni hingga 19 November 2026.


Pelaksanaannya dilakukan secara swakelola oleh Panitia Pelaksana Satuan Pendidikan (P2SP) SD Islam Margolembo.

Siswa Tetap Belajar Selama Revitalisasi

Di tengah pelaksanaan pekerjaan revitalisasi, kegiatan belajar mengajar di SD Islam Margolembo tetap berlangsung. Pihak sekolah memanfaatkan sejumlah ruangan yang masih tersedia agar para siswa tetap mendapatkan layanan pendidikan.

Ashari mengatakan, penyesuaian tempat belajar dilakukan karena sejumlah ruang kelas sedang dalam proses rehabilitasi.

Untuk sementara, siswa kelas I, II, III, dan IV mengikuti pembelajaran di musala. Sementara itu, siswa kelas V belajar di perpustakaan yayasan, sedangkan siswa kelas VI menggunakan laboratorium IPA milik yayasan.

Menurutnya, penggunaan ruangan alternatif tersebut menjadi solusi agar proses pembelajaran tidak terhenti selama pembangunan berlangsung.

Pihak sekolah berupaya memastikan para siswa tetap dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar meskipun harus menyesuaikan diri dengan kondisi dan keterbatasan ruangan.

Berdayakan Masyarakat Melalui Swakelola

Selain memperbaiki fasilitas pendidikan, pelaksanaan program revitalisasi ini juga melibatkan masyarakat setempat melalui sistem swakelola.

Ashari menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat sekitar menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut.

Dengan keterlibatan warga, masyarakat dapat berpartisipasi secara langsung dalam proses pembangunan dan perbaikan fasilitas sekolah.

“Kami benar-benar memberdayakan masyarakat sekitar melalui pelaksanaan swakelola ini,” ujarnya.

Ia berharap seluruh pekerjaan revitalisasi dapat diselesaikan tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan.

 

Dengan selesainya rehabilitasi dan pembangunan tersebut, berbagai fasilitas sekolah diharapkan dapat segera dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

 

“Harapan kami, pekerjaan ini bisa segera selesai sesuai waktu yang ditentukan sehingga seluruh fasilitas dapat digunakan dengan baik dan memberikan kenyamanan bagi para siswa,” harapnya.

Bagian dari Pengembangan Pendidikan Yayasan Nurul Iman

Diketahui, SD Islam Margolembo berada di bawah naungan Yayasan Nurul Iman Mangkutana, yang mengelola sejumlah jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA).

Berdasarkan data pokok pendidikan (Dapodik), SD Islam Margolembo tercatat memiliki sebanyak 104 siswa.

Melalui program revitalisasi ini, perbaikan sarana dan prasarana sekolah diharapkan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Selain mendukung kelancaran proses pembelajaran, peningkatan fasilitas tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan bagi seluruh peserta didik di SD Islam Margolembo. (Solihin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *