INPUTRAKYAT_LUTIM,–Dugaan penyimpangan pembuatan Laman/Website resmi Dinas Pariwisata Luwu Timur, “Ayokeluwutimur.com” yang menelan APBD tahun 2017 sebesar Rp. 25 juta, bakal dipemeriksa oleh penyidik Satreskrim Polres Luwu Timur.
Ditemui diruang kerjanya Kasat Reskrim Polres Lutim, Iptu Andi Akbar Malloroang membenarkan kalau akan dilakukan pemeriksaan terkait persoalan Web tersebut.
“Atas laporan masyarakat terkait web tersebut, segera kami lakukan periksaan,” ungkap Akbar kepada InputRakyat.co.id, Senin (12/03/18).
Kami belum bisa memastikan benarkah pembuatan web itu ada temuan atau tidak. Makanya kami akan panggil dalam waktu dekat pihak Dinas Pariwisata, kata Akbar.
“Kami tidak melihat besar kecil nilai anggarannya, tetapi kalau sudah ada laporan serta ada temuan dalam proses penyelidikan, akan kami tindaklanjuti,” kuncinya.
Sebelumnya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Erni Darwis mengaku kalau halaman website dinas pariwisata belum selesai total 100 persen.”Itu belum selesai dek 100 persen,” kata Erni.
Dia juga membantah jika anggaran pembuatan Website sebesar Rp. 25 juta di nilai tidak sebanding harga dan tampilanya.
“Kalau ada yang bilang tidak sesuai harga dan tampilannya itu siapa yang bilang, ini barang masih berproses dan belum selesai 100 persen” tambah Erni.
Ia mengaku bahwa kegiatan pembuatan Website tersebut dianggarkan melalui APBD tahun 2017, hingga memasuki 2018 pembutan Website belum selesai 100 persen yang dikerjakan Danu Bahtera Anugrah.
Terpisah, Danu selaku jasa Web yang dikonfirmasi mengaku Website Dinas Pariwista sudah selesai, bahkan sudah diserahkan sepenuhnya ke Dinas Pariwista.
“Kalau untuk pengadaanya, itu sudah selesai, hanya saja masih ada yang kurang, sebab untuk merubah-rubah agar tampilanya bagus itu butuh keahlian,” kata Danu.
Danu juga mengaku bahwa conten menejemen Sistem (CMS) yang digunakan pada website tersebut adalah CMS gratisan.
“Kalau (CMS) itu hampir semua website di pemerintah Daerah juga mengunkan itu,” tambahnya.
Danu menambahkan, untuk isi website secara keseluruhan juga belum dimasukan, mengingat Dinas terkait belum mengirim datanya.”Kalau untuk isinya itu memang belum, berhubungan dinas belum menyediakan datanya yang mau dimasukan,” tutup Danu.
Sementara itu, Jasa pembuat web lainnya yang berkedudukan di Kota Makassar, yang enggan dipublikasikan namanya namun dapat dipertanggungjawabkan menjelaskan bahwa harga yang dikeluarkan untuk pembayaran domain “Ayokeluwutimur.com” melalui jasa NiagaHoster hanya sebesar Rp. 150 ribu.
Untuk Hosting Website tersebut kecantol alias tergabung dalam satu Hosting di Web “https://stiktamalateamks.ac.id/”.
Katanya, dana yang dihabiskan untuk pembuatan Web tersebut hanya menelan Rp. 3 juta paling besar Rp. 5 juta, tutupnya.
Liputan: Amir | Editor: Amk.














