Satu PDP di Luwu Timur Meninggal, Hasil Swab Covid-19 Positif

  • Whatsapp

Foto: Ilustrasi.

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Satu orang pasien dalam pengawasan (PDP) di kabupaten Luwu Timur meninggal dunia, Sabtu (11/07) kemarin.

Menurut sumber sebagaimana dikutip dari MaliliPos.com, pasien itu diketahui berinisial U (53) jenis kelamin laki-laki warga Tampinna, Kecamatan Angkona.

Almarhum U dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil Swab, terang sumber yang tidak ditulis namanya di media MaliliPos.com.

“Info dari RS Wahidin, pasien PDP yang meninggal dunia yakni U dinyatakan positif (Covid-19),” sebut sumber.

Dihimpun, sebelum almarhum U di rawat di RSUD I Lagaligo Wotu, ia juga sempat menjalani perawatan medis di Puskesmas Angkona.

“Iya, masuk di Puskesmas. Sesuai protokol, kami lakukan rapid test dan hasilnya reaktif. Saturasinya juga rendah jadi kami sarankan untuk dirujuk ke RSUD, tapi pasiennya menolak,” ungkap dr Martinus Arbon yang bertugas di Puskesmas Angkona, Sabtu (11/07/2020) malam.

Menurut Arbon, pasien ini ditangani di Puskesmas Angkona selama 2 malam di ruang isolasi sederhana karena terus menolak untuk dirujuk. Padahal kondisinya tidak begitu bagus dan ada riwayat penyakit paru menahun.

“Nanti datang anaknya baru pasien mau dirujuk ke RS. Tapi sekitar jam 13.00 siang tadi saya dengar kabar pasien ini sudah meninggal dan dikubur dengan protap Covid-19,” tambahnya.

Dengan hasil swab yang positif ini, maka sesuai protokol, semua warga dan tenaga kesehatan yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien tersebut perlu melakukan isolasi.

Lamanya isolasi adalah minimal 14 hari dan dilakukan swab test untuk memastikan ada tidaknya penularan lanjutan dari Covid-19.

Liputan: * | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *