Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

SDN 204 Kalaena Kiri III Maksimalkan PID, Pembelajaran Lebih Interaktif dan Menyenangkan

44
×

SDN 204 Kalaena Kiri III Maksimalkan PID, Pembelajaran Lebih Interaktif dan Menyenangkan

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,— UPT SD Negeri 204 Kalaena Kiri III terus mendorong pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Salah satu inovasi yang mulai diterapkan adalah penggunaan Papan Interaktif Digital (PID) sebagai media pembelajaran di dalam kelas.

Kehadiran PID dinilai memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif karena memungkinkan guru menyampaikan materi melalui berbagai media, seperti teks, gambar, video, animasi, permainan hingga kuis.

Kepala sekolah UPT SD Negeri 204 Kalaena Kiri III, Adi Bin Padlang Nur, S.Pd, mengatakan penggunaan PID di sekolah tersebut telah berjalan sekitar tiga minggu. Penerapannya dilakukan secara bergiliran, dengan jadwal setiap pekan yang melibatkan kelas berbeda.

“Sekitar tiga minggu berjalan, kemudian kami jadwalkan setiap minggu kelas yang masuk berbeda,” ujar Adi saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Senin, 21 September 2026.

Menurutnya, pemanfaatan PID dipilih karena pembelajaran menjadi lebih interaktif dan mampu melibatkan siswa secara langsung.

Teknologi tersebut juga memudahkan guru dalam mengakses serta menyajikan berbagai media pembelajaran.

“Kalau menggunakan PID lebih interaktif dan melibatkan murid. Banyak permainan dan juga memudahkan guru mengakses media pembelajaran,” jelasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan evaluasi yang dilakukan sekolah, guru dan siswa menunjukkan respons positif terhadap penggunaan PID.

Proses pembelajaran tidak hanya berisi penyampaian materi, tetapi juga dilengkapi dengan permainan dan kuis yang mendorong terjadinya interaksi dua arah antara guru dan siswa.

“Kemarin kami evaluasi, mereka senang menggunakan papan PID. Ada interaksi timbal balik antara guru dan siswa sehingga pembelajarannya lebih menyenangkan. Setiap pembelajaran ada game, kuis dan materi,” ungkapnya.

Penggunaan PID juga memberikan ruang bagi siswa untuk lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran. Guru dapat menampilkan materi secara visual sekaligus mengajak siswa berinteraksi langsung dengan layar, sehingga proses belajar tidak hanya berlangsung satu arah.

Adi berharap pemanfaatan teknologi tersebut dapat terus dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan di sekolah. Menurutnya, keberadaan PID akan semakin bermanfaat apabila digunakan secara rutin sebagai bagian dari proses pembelajaran.

“Harapannya tentunya berkelanjutan dan konsisten tetap dijalankan program seperti ini, karena bermanfaat. Pembelajaran seperti ini harus konsisten dan berkelanjutan,” pungkasnya.(Solihin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *