INPUTRAKYAT_LUTIM,- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur mulai mematangkan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-81 Kementerian Agama Republik Indonesia.
Tahun ini, peringatan HAB dikemas dengan konsep yang berbeda, lebih terbuka, dan melibatkan masyarakat luas, dengan Kemenag Lutim Fun Run sebagai salah satu agenda utama.
Konsep tersebut merupakan hasil pembahasan bersama jajaran Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur yang melibatkan unsur pejabat, madrasah, Kantor Urusan Agama (KUA), pesantren, guru, serta perwakilan bimbingan masyarakat lintas agama.
Melalui rangkaian HAB ke-81, Kemenag Luwu Timur tidak hanya ingin menghadirkan kegiatan seremonial, tetapi juga membuka ruang perjumpaan antara keluarga besar Kementerian Agama dengan masyarakat melalui kegiatan yang sehat, inklusif, dan dapat diikuti berbagai kalangan.
Kemenag Lutim Fun Run menjadi magnet utama peringatan HAB ke-81. Berbeda dengan kegiatan sebelumnya, Fun Run dirancang terbuka — tidak hanya bagi ASN dan keluarga besar Kemenag, tetapi juga masyarakat umum, komunitas lari, pelajar, pegawai Pemda, hingga peserta dari luar lingkungan Kementerian Agama.
Ketua Panitia, Nurlinda, menargetkan sekitar 2.244 peserta dari lingkungan internal Kemenag, meliputi ASN, guru Pendidikan Agama Islam, guru pesantren, guru lintas agama, serta guru madrasah non-ASN. Dari kalangan masyarakat umum dan komunitas, panitia menargetkan 1.500 peserta. Siswa madrasah juga didorong turut meramaikan, khususnya yang berminat di bidang olahraga lari.
“Dengan komposisi tersebut, kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu agenda HAB dengan partisipasi masyarakat terbesar yang pernah diselenggarakan Kemenag Luwu Timur,” harap Nurlinda.
Lebih lanjut, Nurlinda menyampaikan bahwa Kemenag Lutim Fun Run bukan sekadar kompetisi olahraga. Peringatan HAB ke-81 mengusung semangat mentransformasi nilai agama ke dalam kehidupan nyata melalui harmoni sosial, kepedulian lingkungan, dan pola hidup sehat — tiga pilar untuk membangun masyarakat yang religius, inklusif, sehat, dan lebih maju.
Keterlibatan unsur Bimas Islam, Kristen, Hindu, madrasah, pesantren, KUA, pelajar hingga masyarakat umum diharapkan menjadikan peringatan ini ruang kebersamaan yang mencerminkan kerukunan dan semangat pengabdian Kementerian Agama.
Kemenag Award Lengkapi Rangkaian
Selain Fun Run, akan terselenggara pula Kemenag Award, agenda apresiasi bagi individu maupun lembaga yang berprestasi, berdedikasi, dan berinovasi. Penghargaan mencakup pegawai berprestasi, guru inovatif lintas agama, kepala madrasah, pengawas, siswa berprestasi, hingga lembaga keagamaan yang memiliki program unggulan.
Fun Run menjadi ruang bergerak dan berkumpul bersama, sementara Kemenag Award menjadi ruang penghargaan bagi mereka yang berkarya dan berinovasi. (Rama).














