Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Soal Ustadz Daud Berhenti Jadi Imam Masjid Agung Malili, Bupati Lutim: Tak Ada Kaitannya dengan Penganggaran Bantuan

544
×

Soal Ustadz Daud Berhenti Jadi Imam Masjid Agung Malili, Bupati Lutim: Tak Ada Kaitannya dengan Penganggaran Bantuan

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Bupati Luwu Timur, Budiman Hakim menanggapi soal bantuan hibah yang akan diberikan ke Masjid Agung Malili sebesar Rp 1,5 Miliar.

Dalam komentarnya disalah satu grup WhatsApp, Budiman menuturkan, bahwa tidak seperti itu faktanya terkait bantuan ke Masjid Agung, tulisnya, Jumat (13/08/2021).

Menurutnya, kalau bantuan tersebut belum sempat didisposisi oleh Husler sampai beliau wafat, sehingga menunggu persetujuan anggaran perubahan tahun ini.

“Jadi, tidak ada kaitan antara imam Mesjid dengan proses penganggaran bantuan Mesjid. Tabe, supaya tidak ada fitnah terhadap diri saya terkait bantuan Mesjid Agung,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Ustadz Daud mengatakan, kalau dirinya tidak lagi menjadi Imam Masjid Agung mulai bulan ini.

Menurut Ustadz Daud, kalau dirinya diberhentikan seolah-olah ada penekanan, terangnya saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya.

Karena waktu itu saya disampaikan oleh teman kalau Bupati Lutim mengatakan ia tidak akan mencairkan dana hibah Rp 1,5 Miliar untuk pembangunan Masjid Agung kalau saya masih jadi Imam, bebernya.

Hal itu disampaikan Bupati ketika teman-teman bersilaturahmi di Rujab Bupati usai sholat Idul Fitri kemarin, sambungnya lagi.

Tak sampai disitu, ketika saya mau ambil gaji di pengurus Masjid Agung bulan kemarin, mereka menyampaikan kalau Kabag Kesra Pemda Lutim meminta saya untuk menghadap.

Namun saat saya menghadap, pak Kabag Kesra langsung menyampaikan kalau nama saya akan dihapus.

“Tabe pak Ustadz ada pesan dari pak Bupati katanya untuk Imam Masjid Agung namanya dihapus, jadi mulai bulan depan sudah tidak ada nama ta,” terang Ustadz Daud tiru ucapan Kabag Kesra.

“Nah, kalau memang seperti ini keputusannya saya terima dengan lapang dada agar Masjid Agung bisa dibangun oleh Pemda,” tutupnya.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *