INPUTRAKYAT_LUTIM,—Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik, Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus III Kecamatan Towuti seberang danau, Kabupaten Luwu Timur, menggelar pelatihan pembelajaran mendalam dan pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) pada 9–11 Oktober 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di SDN 279 Rante Angin tersebut dibuka oleh Ketua PGRI Kecamatan Towuti, Tapril, S.Pd., M.Pd., dan diikuti puluhan guru kelas serta guru mata pelajaran dari sejumlah sekolah di wilayah Loeha Raya.
Dalam sambutannya, Tapril mengapresiasi pengurus KKG Gugus III yang telah menyelenggarakan pelatihan tersebut. Ia berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan serius dan penuh semangat agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing.
Ketua KKG Gugus III Kecamatan Towuti, Irwan Salam, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan KKG menjadi wadah bagi para guru untuk berbagi pengalaman, bertukar praktik baik, serta mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam proses belajar mengajar.
Menurutnya, peningkatan profesionalisme guru perlu terus dilakukan untuk menjawab tantangan dunia pendidikan yang semakin berkembang, terutama dalam penerapan metode pembelajaran yang inovatif dan pemanfaatan teknologi digital.
Pelatihan kali ini berfokus pada penerapan pembelajaran mendalam serta penggunaan Papan Interaktif Digital sebagai sarana pendukung pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif bagi peserta didik.
Kegiatan tersebut juga dihadiri seluruh kepala sekolah dasar se-Loeha Raya. Pelaksanaan pelatihan selama tiga hari berlangsung tertib dan mendapat antusiasme dari para peserta.
Adapun lima sekolah yang terlibat dalam kegiatan KKG tersebut yakni SDN 266 Bantilang, SDN 269 Lambatu, SDN 273 Masiku, SDN 276 Tokalimbo, dan SDN 279 Rante Angin.

Pelaksanaan kegiatan ini tidak terlepas dari kerja sama kelima sekolah yang berada di seberang Danau Towuti, serta dukungan para kepala sekolah dan pengurus KKG Gugus III.
Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan dapat mengembangkan kompetensi dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan belajar mengajar pada tahun pelajaran 2026/2027, sehingga kualitas pembelajaran di sekolah semakin meningkat (Solihin).














