Suber Foto: Internet.
INPUTRAKYAT_LUTIM,–Lima orang petugas kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Luwu Timur, terpaksa gigit jari lantaran harus kehilangan pekerjaan.
Kepada media ini, para petugas kebersihan mengaku kalau mereka dipecat dari tempat mencari sesuap nasi itu secara sepihak tanpa alasan yang jelas, Minggu (04/04/2021).
“Kami hanya di telepon dari pengawas kebersihan, dan meminta agar kami tidak lagi masuk kerja keesokan harinya,” ungkap Anto (tenaga kebersihan yang dipecat).
Menurutnya, saya ini sudah bekerja di tempat itu sekitar 14 tahun sementara istri saya yang juga korban pemecatan bekerja selama 10 tahun.
“Kami tidak tahu masalah pak. Kalau ada pun kesalahan, ya’ kesalahan apa yang kami sudah lakukan. Sementara pihak kantor tidak pernah memanggil kami secara baik-baik, ini malah kami hanya ditelepon,” terangnya.
Sementara ke tiga rekan yang senasib dengan saya mengatakan hal serupa, kalau mereka di telepon oleh pak Adi Putra selaku Kasi Kebersihan di Dinas tersebut dan meminta ke mereka untuk tidak lagi masuk bekerja, ujarnya.
“Tidak ada kesalahan tiba-tiba dipecat, ya’ kemungkinan ini adalah imbas dari Pilkada, karena memang kami tidak mendukung calon terpilih,” katanya.
Kalau pun karena Pilkada, apa salahnya kami memilih calon sesuai hati nurani, dan kenapa kami harus dipaksakan memilih yang mereka kehendaki, tandas Anto.
“Tapi sudah lah pak, biarkan mereka berbuat ada Allah yang melihat,” tutupnya.
Dikonfirmasi terpisah, Adi Putra selaku Kasi Kebersihan di Dinas tersebut mengaku tidak tahu menahu apa alasan kelima orang tersebut dipecat.
“Saya tidak tahu pak apa masalahnya mereka dipecat. Saya telepon mereka atas perintah pimpinan dalam hal ini Kadis DLH, ya’ sebagai bawahan saya hanya tindaklanjuti,” ucap Adi.
Saya telepon mereka untuk tidak lagi masuk kerja besok sesuai arahan pimpinan, tambahnya sembari menutup sambungan telepon genggamnya.
Liputan: Amk | Editor: Redaksi.














