INPUTRAKYAT_LUTIM,–Kasus SPJ perjalanan dinas TP-PKK yang diduga fiktif masih bergulir di Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Timur.
Sebanyak 32 nama tertera di SPJ tersebut disertai tandatangan. Dari 32 nama itu satu diantaranya istri Kadis Kominfo Luwu Timur, Fitria Masdin.
Dikonfirmasi mengenai namanya tertera di SPJ itu, Fitria Masdin milih bungkam atau no comment, Selasa (30/03/2021).
“Tabe, saya mohon maaf, saya tidak bisa memberikan keterangan saya disini,” tulis Fitria Masdin via pesan WhatsAppnya.
Tidak hanya itu, Fitria Masdin yang diketahui sebagai anggota Pokja II TP-PKK Lutim juga mengirim pesan dengan mengarahkan untuk menghubungi Hasbuana.
“Mohon maaf , jika kita membutuhkan keterangan, tolong kita hubungi saja ibu Hasbuana,” pintanya.
Diketahui, Hasbuana Nelson merupakan bendahara TP-PKK Kabupaten Luwu Timur.
Disamping itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah pengurus TP-PKK sudah menjalani pemeriksaan di Kejaksaan.
Seperti pantauan media ini di Kejaksaan pada Senin (29/03/2021) kemarin. Terlihat sebanyak 6 orang dari TP-PKK Lutim menjalani pemeriksaan mulai pagi sampai sore hari. Satu diantaranya diduga Ketua TP-PKK Luwu Timur, inisial Hj. PH.
Tak sampai disitu, dikabarkan pula sebanyak enam sampai tujuh orang lainnya dari TP-PKK Lutim akan menjalani pemeriksaan besok di Kantor Kejaksaan, Rabu (31/03/2021).
Diberitakan sebelumnya, para TP-PKK Lutim menggelar study tiru ke Kabupaten Enrekang pada 19-21 Desember 2020, sebagaimana tertera dalam surat tugas nomor: 055/SKR/PKK.LT/XII/2020.
Surat perintah tugas tersebut ditandatangani oleh Hj. PH selaku Ketua TP-PKK Luwu Timur saat itu.
Ironisnya, dikegiatan tersebut diketahui hanya diikuti lima orang sebagaimana diungkapkan sumber yang enggan disebut namanya. Sementara didalam SPJ perjalanan dinas tertera 32 nama disertai tandatangan.
Ke 32 nama itu diantaranya, Hj. PH selaku ketua TP-PKK Lutim, Hj. MBS selaku wakil ketua II, Hj. DA wakil ketua IV dan Hj. Z A.Z selaku wakil sekertaris 1 serta beberapa nama yang diduga merupakan istri para kepala OPD Pemda Lutim.
Lima orang yang mengikuti study tiru tersebut dibenarkan Wakil Sekertaris II TP-PKK Lutim, Andi Besse Polejiwa, saat dikonfirmasi via telepon genggamnya, belum lama ini.
“Iye, nda semua berangkat, karena ada yang sakit dan ada pula yang tiba-tiba berhalangan,” singkat Andi Besse sembari menutup sambungan telepon.
Liputan: Amk | Editor: Redaksi.














