Terungkap Proyek Infrastruktur Ladang Korupsi NA Milyaran Rupiah

  • Whatsapp
Ket : Proyek Pembangunan Infrastruktur Di Kabupaten Bulukumba (Sumber : Instagram Pemprov Sulsel)

INPUTRAKYAT__JAKARTA– Penetapan tersangka dugaan korupsi Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah rupanya berawal dari sejumlah proyek infrastruktur.

“Dalam beberapa komunikasi di duga ada tawar menawar fee untuk penentuan masing-masing dari nilai proyek yang nantinya akan di kerjakan oleh AS” Kata Firli Minggu, 28 Februari 2021 dalam keterangan persnya

Bacaan Lainnya

Uang Dugaan Korupsi Infrastruktur Nurdin Abdullah

Ketua KPK Firli Bahuri kepada awak media menjabarkan, proyek infrastruktur Sulawesi Selatan ,menjadi Ladang Korupsi bagi NA dan bawahannya. 2 Kabupaten yang menjadi Ladang adalah Kabupaten Bulukumba dengan proyek infrastruktur Jalan dan Wisata dan Kabupaten Sinjai.

“Adapun konstruksi perkara setelah mengalami pemeriksaan dan pengumpulan barang bukti maka kami sampaikan sebagai berikut, AS direktur PT APB telah lama kenal baik dengan saudara NA yang berkeinginan mendapatkan beberapa proyek pekerjaan infrastruktur di Sulawesi Selatan pada tahun 2021, AS sebelumnya telah mengerjakan sejumlah proyek” Jelas Firli Bahuri

Gubernur SulSel Saat Berkunjung ke Proyek Pembangunan Infrastruktur Di Kabupaten Bulukumba (Sumber : Instagram Pemprov Sulsel)

Sejumlah proyek itu di antaranya, peningkatan jalan ruas Palampang Monte Bontolempangan Kabupaten Sinjai-Bulukumba Dana anggaran khusus (DAK) tahun 2019 sebesar 28,9 Milyar. Selanjutnya proyek pembangunan Jalan ruas Palampang Monte Bontolempangan tahun 2020 dengan nilai proyek 15,7 Milyar.

Yang ke tiga, pembangunan ruas Jalan Palampang Monte Bontolempangan satu paket APD Provinsi Sulawesi Selatan dengan nilai 19 Milyar. Pembangunan Jalan pedestrian dan kawasan wisata Bira, Mengunakan dana bantuan keuangan Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2020 kepada Kabupaten Bulukumba dengan nilai proyek 20,8 Milyar.

“Pekerjaan yang di kerjakan AS juga rehabilitasi Jalan parkiran satu dan Jalan pembangunan Jalan parkiran dua, kawasan wisata Bira menggunakan anggaran bantuan keuangan Provinsi Sulawesi Selatan, tahun 2020 kepada Kabupaten Bulukumba dengan nilai proyek 7,1 Milyar” lanjut Firli

Upaya pengungkapan dugaan tindak pidana korupsi ini rupanya terungkap, setelah penyidik KPK menemukan adanya komunikasi antara As dengan orang terdekat NA.

“Sejak bulan Februari 2021 telah ada komunikasi aktif antara Saudara AS Dengan IR sebagai refresentasi dan sekaligus orang Kepercayaan saudara NA, untuk bisa memastikan agar AS mendapatkan kembali proyek yang di inginkannya di tahun 2021” Tegas Firli

Dugaan korusi yang untuk pertama kalinya melibatkan Gubernur provinsi Sulawesi selatan ini melibatkan ,AS , profesi adalah sebagai kontraktor, yang kedua NY sebagai Supir saudara AS, yang ke tiga SB adalah ajudan dari saudara NA, ER jabatan adalah Sekertaris Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Selatan dan F Supir Dari Keluarga Saudara ER dan NA jabatan sebagai Gubernur Sulawesi Selatan.

Liputan : Ardiansah |Editor :Risa

Anugrah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *