Example 728x250
Example 728x250
Input Palopo

TNI-Polri dan Masyarakat Terlibat Bentrok di Lapangan Gaspa

401
×

TNI-Polri dan Masyarakat Terlibat Bentrok di Lapangan Gaspa

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_PALOPO,–Puluhan masyarakat terlibat bentrok bersama TNI-Polri di Lapangan Gaspa, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Senin (04/02/19).

Hal itu dipicu oleh salah satu warga yang memaksakan diri untuk mencoblos, sementara dirinya tak mengantongi e-KTP serta tidak masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT).

Petugas yang bertugas di lokasi tersebut langsung mengamankan pelaku dan membawa keluar dari Tempat Pengumutan Suara (TPS).

Protes tersebut berlanjut dengan menggelar unjuk rasa. Dalmas awal dari Polwan Polres Palopo bersama tim negosiator Polres Palopo berusaha meredam aksi tersebut.

Namun negoisasi tersebut tak membuahkan hasil, sehingga pengunjuk rasa meluapkan kekesalannya dengan bertindak anarkis.

Melihat aksi brutal itu, Polres Palopo meminta bantuan TNI dalam hal ini Kodim 1403 SWG maupun Kompi Senapan C 721 Makkasau untuk mempertebal kekuatan agar aksi tersebut teratasi.

Beberapa warga yang diduga provokator diamankan pihak TNI-Polri sementara warga yang menglami luka-luka langsung dilarikan oleh tim media ke RS terdekat.

Aksi tersebut berhasil dipukul mundur oleh pasukan pengamanan. Tak sampai disitu pengunjuk rasa bergerak menuju obyek publik vital untuk melakukan kerusuhan.

Namun hal itu tak kesampaian lantaran TNI-Polri yang bertugas di lokasi berhasil menggagalkan.

Gerakan tersebut merupakan simulasi untuk mengamankan jalannya pemilihan umum pada 17 April 2019 mendatang.

“Simulasi ini dilakukan untuk menganstisipasi berbagai hal yang mengganggu jalannya proses pemungutan dan perhitungan suara di TPS se Kota Palopo,” terang Dandim 1403 Sawerigading, Letkol Inf.I Masfy kepada wartawan.

Menurutnya, dengan jumlah personil Pam TPS, TNI-Polri akan dibagi berdasarkan tingkat kerawanan dari setiap wilayah, tutupnya.

Dalam giat simulasi tersebut, terlihat Polres Palopo berperan sebagai pengendali situasi, Kodim 1403 Sawerigading berperan sebagi penjaga objek vital seperti PLN, Telkom Bank dan lain lain.

Semntara Kompi C yonif 721 Makkasau berperan mempertebal ton Dalmas setelah ada permintaan bantuan dari Polres Palopo.

Simulasi tersebut dihadiri pula oleh Muspida kota palopo, PJU dan personil Kodim 1403 Sawerigading maupun kompi C Yonif 721 Makkasau serta PJU Polres Palopo bersama personilnya, anggota KPU Palopo dan Komisioner Bawaslu Palopo.

Liputan: Redaksi | Editor: Amk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *