Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Towuti Tunjukkan Taring di FTBI 2026, Enam Gelar Juara Berhasil Diraih

155
×

Towuti Tunjukkan Taring di FTBI 2026, Enam Gelar Juara Berhasil Diraih

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,—Prestasi membanggakan ditorehkan perwakilan Kecamatan Towuti dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2026 tingkat Kabupaten Luwu Timur. Enam gelar juara berhasil diraih siswa dari sejumlah sekolah dasar yang mewakili Kecamatan Towuti.

Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi sekolah, para guru, orang tua, serta masyarakat Kecamatan Towuti. Prestasi ini sekaligus menunjukkan semangat para siswa dalam mengembangkan bakat dan kemampuan berbahasa daerah, khususnya Bahasa Toraja.

Dalam ajang FTBI yang berlangsung di UPT SDN 238 Mallaulu, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Kamis (15/10/2026), para siswa perwakilan Kecamatan Towuti mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya melalui sejumlah kategori perlombaan.

Adapun enam siswa yang berhasil mengharumkan nama Kecamatan Towuti dalam ajang tersebut adalah:

Maganda Pongsapa, siswa SDN 270 Matompi, meraih Juara I Mendongeng Bahasa Toraja kategori putra.

Natania Fortuna, siswi SDN 264 Wawondula, meraih Juara I Mendongeng Bahasa Toraja kategori putri.

Giovan Febrian Sudamara, siswa SDN 272 Parahua, meraih Juara I Pidato Bahasa Toraja kategori putra.

Faerawati Diah, siswi SDN 272 Parahua, meraih Juara I Pidato Bahasa Toraja kategori putri.Yolin Leo, siswi SDN 271 Apundi, meraih Juara III Komedi Tunggal Bahasa Toraja kategori putri.

Alexi Wanda Patandung, siswa SDN 272 Parahua, meraih Juara III Menulis Cerita Pendek Bahasa Toraja kategori putra.

Capaian tersebut memperlihatkan kemampuan siswa dalam berbagai bidang, mulai dari mendongeng, menyampaikan pidato, menampilkan kreativitas melalui komedi tunggal, hingga menuangkan gagasan dalam bentuk cerita pendek berbahasa daerah.

Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Towuti, Jumriati Jalil, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan para siswa yang telah berjuang membawa nama sekolah dan Kecamatan Towuti dalam ajang FTBI tingkat Kabupaten Luwu Timur.

Menurutnya, prestasi tersebut tidak terlepas dari kerja keras, kedisiplinan, serta dukungan penuh dari pihak sekolah dan orang tua dalam membimbing para siswa selama proses persiapan hingga pelaksanaan lomba.

Ia berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan potensi, meningkatkan kemampuan, dan berani mengikuti berbagai kompetisi di masa mendatang.

Jumriati juga berharap para siswa yang telah meraih prestasi tidak cepat berpuas diri, tetapi terus belajar dan berlatih agar mampu mencapai hasil yang lebih baik pada kesempatan berikutnya.

Festival Tunas Bahasa Ibu menjadi salah satu wadah bagi siswa untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan bahasa daerah sejak usia dini. Melalui berbagai kategori perlombaan, para peserta didorong untuk menjadikan bahasa ibu sebagai bagian dari identitas dan kekayaan budaya yang perlu diwariskan kepada generasi berikutnya.

Dengan raihan enam gelar juara tersebut, perwakilan Kecamatan Towuti diharapkan terus mempertahankan semangat berprestasi sekaligus berperan aktif dalam menjaga kelestarian bahasa daerah di Kabupaten Luwu Timur.

Prestasi ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi keenam siswa dan sekolah masing-masing, tetapi juga menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk terus berkarya, berprestasi, dan mencintai warisan budaya daerah. (solihin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *