Umat Hindu di Desa Kertoraharjo Peringati Upacara Piodalan Pura

  • Whatsapp

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Suasana Pura Panti Pasek Gelgel Shantthi Mulya Kerti ini berbeda dari hari biasanya. Tempat suci umat Hindu yang terletak di Desa Kertoraharjo ini dipadati ratusan umat Hindu dari berbagai kecamatan diwilayah Kabupaten Luwu Timur. Kedatangan Umat Hindu ini dalam rangka menghadiri peringatan upacara pujawali (hari lahir) atau lebih dikenal dengan Piodalan Pura, Senin (24/02/2020).

Menurut Ketua Pura Panti Made Sana kegiatan upacara peringatan kelahiran atau hari jadi Pura Panti Pasek Gelgel Shantthi Mulya Kerti ini dihadiri 265 KK Umat Hindu dari berbagai wilayah di Kabupaten Luwu Timur bahkan ada yang datang dari kabupaten tetangga yakni Kabupaten Luwu Utara, mereka yang hadir mengenakan udeng atau ikat kepala hias ciri khas masyarakat Hindu.

Rangkaian Pujawali menurut Made Sana telah berlangsung sejak Jum’at (21/02/20) dan puncak perayaannya dilaksanakan hari ini. Upacara sakral tersebut, Ungkap Made Sana bertujuan agar Pura dan Umat Hindu yang hadir dibersihkan dan diberi keselamatan dalam kehidupan sehari hari.

” Karena Umat Hindu di Kabupaten Luwu Timur merupakan bagian dari masyarakat kabupaten maka kita juga mengundang unsur kabupaten untuk hadir dan memberi sambutan pada peringatan Pujawali Pura Panti Pasek Gelgel Shantthi Mulya Kerti” ungkap Made Sana.

Asisten Perekonomian dan Pengembangan Infrastruktur Setdakab Luwu Timur, Senfri Oktoavianus yang mewakili Bupati Luwu Timur hadir didampingi Plt. Camat
Tomoni Timur Zulkifli Adi Saputra dan Kepala Desa Kertoraharjo I Made Suarta sebelum persembahyangan mengatakan keberadaan Pura Panti ini menunjukkan simbol kebersamaan, persaudaraan, dan persatuan, oleh karena itu Ia berpesan melalui perayaan Pujawali tentu umat Hindu yang ada di Kabupaten Luwu Timur diharapkan dapat mengimplementasikan ajaran Tri Hita Karana yakni hubungan harmonis dengan Tuhan Yang Maha Esa, dengan sesama dan lingkungan alama semesta.

Senfry juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur senantiasa mendukung berbagai bentuk upacara keagamaan dan mendorong pembangunan keagamaan melalui kualitas pelayanan dan pemahaman keagamaan serta memberikan kebebasan bagi umat beragama untuk menjalankan ibadahnya.

“Upacara keagamaan ditujukan untuk meningkatkan kualitas mental, moral dan spritual karena itu Pemerintah Luwu Timur senantiasa mendukung”ujar Senfry.

Sebelum mengakhiri sambutan Bupati yang dibacakannya, Ia berpesan kepada seluruh Umat Hindu untuk tetap menjaga kebersamaan di Luwu Timur. “Melalui Pujawali ini mari kita perkuat sinergitas dan rasa persaudaraan serta membangun kesadaran diri untuk selalu serasi di internal dan dengan antar umat beragama dalam rangka ikut membangun Luwu Timur yang sama sama kita cintai” pesan Senfry mengakhiri sambutannya.

Selain beberapa rangkaian acara yang dilaksanakan sebelumnya, Pujawali pura juga rencananya dilaksanakan Dharma Wacana diisi oleh Ida Pandita Mpu Laksita Darma.

Liputan: Hms/Ikp | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *