INPUTRAKYAT_LUTIM,—UPT SDN 246 Tabarano, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 melalui upacara bendera yang berlangsung khidmat di halaman sekolah, Rabu (28/10/2026).
Ada yang menarik dalam peringatan tahun ini. Para siswa mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah sebagai bentuk pengenalan terhadap keberagaman suku dan budaya yang ada di Indonesia, khususnya di Kecamatan Wasuponda yang dikenal sebagai daerah dengan masyarakat majemuk.
Seluruh guru UPT SDN 246 Tabarano bertugas sebagai pelaksana upacara, sementara Kepala Sekolah, Martha Pasorong, S.Pd., bertindak sebagai pembina upacara.
Dalam amanatnya, Martha menyampaikan tiga pesan penting kepada seluruh siswa. Pesan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat persatuan, meningkatkan motivasi belajar, serta membentuk karakter generasi muda yang mencintai Tanah Air.
Tekankan Persatuan dan Tolak Perundungan
Pesan pertama yang disampaikan adalah pentingnya menjaga persatuan dan persaudaraan, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak melakukan perundungan atau bullying terhadap sesama teman.
Menurutnya, sekolah yang hebat bukan hanya sekolah yang memiliki bangunan megah, jumlah siswa yang banyak, atau peserta didik yang berprestasi secara akademik.

“Sekolah yang hebat adalah sekolah yang memiliki murid-murid yang rukun, saling membantu, dan saling menolong.” Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa keharmonisan dan kepedulian antarsiswa merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang baik.
Rajin Belajar untuk Meraih Cita-Cita
Pesan kedua, Martha mengajak seluruh siswa untuk belajar dengan rajin dan penuh semangat sebagai generasi penerus bangsa yang akan melanjutkan perjuangan serta mengisi kemerdekaan Indonesia.
Ia menegaskan bahwa tidak ada jalan pintas untuk meraih cita-cita selain melalui kerja keras dan kesungguhan dalam belajar.
Ia juga memotivasi siswa agar tidak merasa rendah diri dengan latar belakang keluarga maupun daerah asal mereka.
“Jangan pernah pesimis. Tidak penting kamu anak siapa dan berasal dari mana. Percayalah, siapa yang bersungguh-sungguh, maka dia akan berhasil,” pesannya.
Tanamkan Karakter dan Cinta Tanah Air Sejak Dini
Pesan ketiga adalah pentingnya membentuk karakter dan menanamkan rasa cinta terhadap Indonesia sejak usia dini.
Martha mengingatkan bahwa kecintaan terhadap Tanah Air tidak harus menunggu seseorang dewasa, menjadi pejabat, guru, tentara, ataupun polisi. Anak-anak pun dapat menunjukkan rasa cinta kepada Indonesia melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Di antaranya dengan belajar sungguh-sungguh, menghormati orang tua, menghargai guru, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, serta merawat kelestarian lingkungan.
Menurutnya, kebiasaan-kebiasaan positif tersebut merupakan bentuk nyata kontribusi generasi muda dalam menjaga dan membangun bangsa.
Gelar Lomba untuk Mengembangkan Bakat Siswa
Selain upacara peringatan Sumpah Pemuda, Martha Pasorong juga menyampaikan rencana pelaksanaan berbagai perlombaan antarkelas untuk menggali potensi dan kreativitas peserta didik.
Perlombaan tersebut meliputi lomba menyanyi solo dan mewarnai gambar. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan serta mengembangkan bakat yang mereka miliki.
Khusus lomba menyanyi, kegiatan tersebut juga akan menjadi ajang pencarian bakat untuk memilih siswa yang berpotensi mewakili sekolah dalam perlombaan di tingkat yang lebih luas.
Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini, UPT SDN 246 Tabarano berharap semangat persatuan, sikap saling menghargai, budaya antiperundungan, serta kecintaan terhadap Tanah Air semakin tertanam dalam diri setiap peserta didik.
Dengan demikian, semangat Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi juga diwujudkan dalam perilaku sehari-hari di lingkungan sekolah maupun masyarakat. (Solihin ).














