INPUTRAKYAT_LUTIM,–Pasca meninggalnya KH. Muhammad Arifin Ilham, berbagai pihak mengucapkan belasungkawa.
Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam tak luput pula mengucapkan hal serupa.
“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Saya berharap seluruh masyarakat Luwu Timur mengirimkan doa kepada Alm. KH. Muhammad Arifin Ilham agar amal kebaikannya semasa hidup di dunia ini diterima oleh Allah SWT, serta dilapangkan alam kuburnya, Amin,” ucap Wabup Irwan, Kamis (23/05/19).
Tak hanya itu Wabup Irwan juga mengenang kebersamaannya dengan KH. Muhammad Arifin Ilham semasa hidup di Bungku, Kabupaten Morowali.
“Saya sering bersama Ustad Arifin Ilham beberapa Tahun lalu di Morowali sebelum saya hijrah ke Luwu Timur,” kenangnya.
Saat itu kami berulang kali mengundang Ustad Arifin Ilham untuk mengisi acara Zikir Akbar bersama warga Morowali, kata Wabup Irwan.
Oleh sebab itu, sekali lagi mari kita kirim kan doa kepada Allah SWT semoga almarhum husnul khotimah dan diterima iman islamnya, Amin, tutupnya.
KH. Muhammad Arifin Ilham meninggal dunia pada usia 49 Tahun, di Penang Malaisya, 22 Mei 2019 sekitar Pukul 23.20 waktu Penang.
Almarhum mengidap penyakit kanker kelenjar getah bening hingga menghembuskan nafas terakhir.
Pendakwah atau dai berkebangsaan Indonesia kelahiran Banjarmasin 8 Juni 1969 ini, meninggalkan tiga istri bernama Wahyuniati Al-Waly, Rania Bawazier serta Umi Akhtar, dan lima anak yakni, Amtaza Syahla Arifin, Alaa Hifzhiyah Arifin, Muhammad Alvin Faiz, Muhammad Amer Azzikra, Muhammad Azka Najhan.
Untuk diketahui, semasa hidupnya kesahiran almarhum terbiasa bangun shalat tahajud tiap pukul tiga pagi hingga subuh. Sekalipun ia tidur hanya sekitar tiga jam, tapi saat berada di kendaraan menuju tempat acara zikir ia menyempatkan diri untuk tidur di mobil.
Setiap acara zikir yang dipimpinnya selalu dipadati jamaah dari berbagai kalangan dan status.
Liputan: Redaksi | Editor: Amk.














