Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Wabup Irwan : LKMS Batara Guru Harus Optimal Kembangkan UKM

542
×

Wabup Irwan : LKMS Batara Guru Harus Optimal Kembangkan UKM

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam membuka kegiatan focus grup discussion (FGD) dalam rangka menyamakan persepsi optimalisasi peran Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Batara Guru dalam mendukung pelaku-pelaku UKM diwilayah Luwu Timur khusus di empat wilayah pemberdayaan meliputi Malili, Wasuponda, Towuti dan Nuha.

Pertemuan ini merupakan kerjasama Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, PT Vale Indonesia Tbk, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, dan Asosiasi UMKM Mutiara Timur Luwu Timur yang dipusatkan di Hotel Melia Makassar, Kamis (15/11/2018).

Dalam sambutannya, Irwan mengatakan LKMS Batara Guru ini diharapkan tidak hanya berfungsi layaknya koperasi simpan pinjam. Namun ia berharap LKMS Batara Guru bisa mendukung penuh upaya-upaya pengembangan UKM baik dari sisi permodalan maupun dukungan pendampingan lainnya.

“saat ini jumlah UKM yang berada diwilayah pemberdayaan PT Vale Indonesia sudah mencapai 210 UKM. Dan patut kita syukuri bahwa LKMS yang dibentuk bulan Maret lalu juga akan mendapatkan suntikan modal awal dari. PT Vale Indonesia sebesar Rp 500 juta rupiah yang bersumber dari dana CSR. Dana ini harus dioptimalkan untuk mengembangkan UKM yang berada diwilayah tersebut” kata Irwan.

Patut disyukuri kata Irwan, Lembaga Keuangan Mikro Syariah ini berbeda dengan Bank dalam memberikan bantuan permodalan. LKMS ini tanpa agunan tambahan seperti yang diberlakukan pada bank dan lembaga keuangan lainnya sehingga benar-benar sangat membantu para pelaku usaha UKM.

Orang nomor dua di Luwu Timur ini juga mengatakan bahwa yang harus disamakan persepsi disini adalah bagaimana model pengelolaannya mengingat LKMS ini dibawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga perlu adanya pendampingan agar pola kemitraan yang dibangun LKMS tidak menyalahi aturan yang ada.

Pertemuan FDG itu juga dihadiri Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. Musafir Pababari, M. Si, Kadis Koperasi UKM Sulsel, Malik Faisal, Managemen PT Vale Indonesia, Syairuddin, Analisis OJK, Ikbal Luthfi dan Asosiasi Mutiara Timur, Ida.

Liputan: Hendra | Editor: Amk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *