INPUTRAKYAT_LUTIM,– Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler, meresmikan Green House Kelompok Wanita Tani (KWT) Wulasi Mandiri di Dusun Wulasi, Desa Manurung, Kecamatan Malili, Selasa (28/7/2026).
Peresmian tersebut merupakan bagian dari program Rumah Hijau untuk Semesta yang menghadirkan bantuan pembangunan green house dan rumah kompos bagi kelompok tani perempuan tersebut.
Dalam kegiatan itu, Puspawati Husler didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Timur, Ani Nurbani, bersama jajaran pengurus PKK, Kepala Puskesmas, Pemerintah Desa Manurung, anggota KWT Wulasi Mandiri, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati secara simbolis menyerahkan bantuan senilai Rp100 juta yang bersumber dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli. Setelah itu, ia meresmikan green house dengan menggunting pita sebagai tanda dimulainya pemanfaatan fasilitas tersebut.
KWT Wulasi Mandiri merupakan kelompok tani yang beranggotakan 12 perempuan dan telah aktif selama sekitar tiga tahun. Kelompok ini fokus mengembangkan budidaya sayuran organik dengan memanfaatkan lahan pekarangan warga.
Sejak berdiri, kelompok tersebut mendapat pendampingan dari Pemerintah Desa Manurung dan TP PKK Desa Manurung. Perkembangannya semakin pesat setelah pada 2025 menjadi kelompok dampingan PT Vale Indonesia melalui Program Kampung Iklim (ProKlim).
Melalui program itu, anggota KWT memperoleh pelatihan pembuatan pupuk kompos dan pupuk cair organik, bantuan bibit, alat pertanian, hingga pendampingan pengelolaan kelembagaan dan pemasaran produk.
Kini, hasil panen sayuran organik mereka dipasarkan di Desa Manurung dan wilayah sekitarnya, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Produk KWT juga telah dipasok ke Puskesmas Lakawali dan direncanakan menjalin kerja sama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pada 2026, KWT kembali memperoleh dukungan melalui Program TJSL PLN Peduli dari PT PLN UIP Sulawesi. Bantuan tersebut dimanfaatkan untuk membangun rumah kompos, gazebo atau sanggar tani, green house, pelatihan sekolah lapang, hingga penyediaan bibit sayuran.
Ketua KWT Wulasi Mandiri, Nurhapidah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelompoknya hingga mampu berkembang.
«”Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Manurung, PT PLN melalui program TJSL, PT Vale yang terus mendampingi kami, serta Ibu Wakil Bupati dan Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Timur yang telah hadir memberikan semangat kepada kami,” ujarnya.»
Nurhapidah berharap bantuan tersebut menjadi penyemangat bagi para perempuan desa untuk terus berkarya di sektor pertanian.
“Selama ini kami hanya menjual sayuran dan masih membeli bibit dari luar. Ke depan kami ingin memproduksi bibit sendiri dan memasarkan pupuk kompos hasil olahan kelompok. Kami optimistis KWT Wulasi Mandiri semakin mandiri dan mampu meningkatkan pendapatan anggota,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Manurung, Irwan Jafar, berharap program tersebut terus berlanjut sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Mudah-mudahan program ini terus berkesinambungan. Kami berharap KWT Wulasi Mandiri semakin berkembang dan menjadi contoh bagi desa lain dalam mendukung ketahanan pangan serta pemberdayaan perempuan,” tutupnya. (Solihin).














