Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Wujudkan Sekolah Sehat dan Nyaman, SDN 186 Kebun Rami Hadirkan Green House hingga Fasilitas Air Minum

38
×

Wujudkan Sekolah Sehat dan Nyaman, SDN 186 Kebun Rami Hadirkan Green House hingga Fasilitas Air Minum

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,—UPT SDN 186 Kebun Rami, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, terus berupaya menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, asri, dan nyaman guna mendukung proses belajar mengajar.

Berbagai pembiasaan positif diterapkan untuk membentuk karakter siswa yang disiplin, peduli lingkungan, serta memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.

Sekolah yang memiliki 10 ruang kelas belajar (RKB) dengan jumlah 214 siswa terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) ini juga dilengkapi fasilitas Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan perpustakaan sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan mutu pendidikan.

Kepala UPT SDN 186 Kebun Rami, Helpianol, saat ditemui di ruang kerjanya, menjelaskan bahwa pembentukan karakter siswa dilakukan melalui berbagai kegiatan rutin yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.

Menurutnya, setiap siswa dibiasakan membersihkan lingkungan dan ruang kelas sebelum pulang sekolah. Pembiasaan tersebut bertujuan menanamkan kepedulian terhadap kebersihan melalui tindakan nyata, bukan sekadar teori yang dipelajari di dalam kelas.

Selain menjaga kebersihan, sekolah juga menanamkan nilai-nilai keagamaan melalui kegiatan ibadah berjamaah.

Setiap hari sebelum pulang sekolah, siswa melaksanakan salat Zuhur berjamaah. Sementara itu, setiap hari Rabu dilaksanakan salat Duha berjamaah sebagai bagian dari pembinaan karakter dan pembiasaan hidup religius.

Kegiatan lainnya meliputi Selasa Literasi untuk meningkatkan minat baca siswa, serta Jumat Bersih yang diisi dengan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah dan senam bersama untuk menjaga kebugaran tubuh.

“Pembiasaan ini kami lakukan agar siswa tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan, tetapi juga terbentuk menjadi pribadi yang disiplin, sehat, dan peduli terhadap lingkungan,” ungkap Helpinol.

Lingkungan Asri dengan Green House

Sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan, UPT SDN 186 Kebun Rami juga mengembangkan lingkungan sekolah yang asri dengan menghadirkan green house.

Upaya tersebut sejalan dengan semangat sekolah Adiwiyata yang mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan.

Kehadiran lingkungan hijau diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi siswa selama mengikuti kegiatan pembelajaran sekaligus menjadi sarana edukasi untuk menumbuhkan kepedulian terhadap alam sejak dini.

Sediakan Air Minum untuk Siswa, Tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, pihak sekolah juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan air minum siswa dengan menyediakan fasilitas water source drinking atau sumber air minum.

Fasilitas ini disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air minum siswa selama berada di sekolah, terutama bagi mereka yang kehabisan bekal air minum dari rumah.

Menurut Helpianol,penyediaan fasilitas tersebut berangkat dari kebutuhan siswa yang terkadang membawa air minum dalam jumlah terbatas.

Pihak sekolah memastikan air yang disediakan telah melalui pengujian kesehatan untuk menjaga kualitas dan keamanannya sebelum dikonsumsi.

“Inisiatif ini lahir dari pemikiran bersama para guru dan tenaga pendidik, kemudian mendapat dukungan dari orang tua siswa.

Kami ingin memastikan anak-anak tetap mendapatkan air minum ketika berada di sekolah,” jelasnya.

Selain berbagai kegiatan tersebut, setiap hari Senin sekolah juga melaksanakan kegiatan X School sebagai bagian dari program pembiasaan dan pengembangan aktivitas siswa.

Helpinanol, yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Tomoni, menegaskan bahwa seluruh program tersebut diarahkan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat sekaligus membangun suasana belajar yang menyenangkan.

Ia berharap, melalui pembiasaan positif dan dukungan seluruh warga sekolah, siswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan lebih nyaman serta tumbuh menjadi generasi yang sehat, disiplin, dan bertanggung jawab.

“Harapan kami, sekolah menjadi tempat yang sehat dan nyaman bagi siswa, sehingga mereka merasa senang dalam proses belajar mengajar dan dapat mengembangkan potensi mereka secara optimal,” tutupnya. (solihin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *