INPUTRAKYAT_LUTRA,–Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, melaunching Inovasi Mobile Cerdik, Dinas Kesehatan Luwu Utara, Jum’at 28 Desember 2018. Dilapangan sepak bola Kelurahan Marobo, Kecamatan Sabbang, Luwu Utara, Sulsel.
Launching tersebut ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh Bupati Luwu Utara.
Turut hadir dalam launching tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Luwu Utara, dr. H. Andi Muhammad Nasrum, Direktur RSUD A. Masamba, dr. Hariadi, Ketua TP PKK Luwu Utara, Enny Abadi Tahar Rum, dan Dandim, Kapolsek. Serta seluruh Kepala Bidang, Kepala Seksi, Kepala Puskesmas, Dinas Kesehatan Luwu Utara.
Dalam sambutannya, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani mengatakan, sangat mengapresiasi Inovasi Mobile Cerdik yang digagas oleh Dinas Kesehatan. Menurutnya, dengan Inovasi ini pelayanan kesehatan di semua wilayah Kabupaten Luwu Utara akan lebih maksimal.
“Kami sangat mengapresiasi inovasi Dinas Kesehatan yang kita launching Ini. Apalagi kita tahu indonesia masuk transisi dari penyakit menular ke penyakit tidak menular. Untuk itu yang harus di optimalkan adalah fungsi pencegahan. Karna ini penting. Bukankah kita tahu, bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati”,ungkapnya.
Selain itu, terkait Inovasi yang telah dilaunching, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani berharap agar Invoasi tersebut terus aktif dijalankan, dan berkesinambung.
“Kita berharap betul dengan Mobil Cerdik layanan kesehatan kian maksimal. Harapannya dengan sistem mobile ini target SPM kita terpenuhi. Capaian kita 63 persen bisa kita capai sampai seratus persen tahun depan. Namun, yang penting dari inovasi itu terus berkesinambung, tidak berjalan di tempat”,tutur Indah.
Diketahui, Inovasi Mobile Cerdik PTM adalah suatu kegiatan yang secara terus menerus mengunjungi kelompok kelompok masyarakat yang berkumpul untuk mengajak berperilaku cerdik dalam mengendalikan Penyakit Tidak Menular (PTM).
Program prioritas kementrian kesehatan dalam pengendalian PTM, mencakup kawasan akselerasi kawasan tanpa asap rokok, pengendalian faktor resiko PTM secara terintegrasi aktif berbasis kelompok masyarakat aktif Posbindu PTM, kewasapaadaan dini terhadap PTM. Mengingat hampir semua faktor resiko PTM pada awalnya tidak memberikan atau menim bulkan gejala.
Inovasi ini digagas oleh I Komang Krisna, Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Luwu Utara. Dengan tujuan deteksi dini faktor resiko pada penyakit tidak menular (PTM) melalui skrining kesehatan usia 15 sampai 59 tahun, dan mengajak masyarakat berperilaku cerdik.
Mobil Cerdik sendiri singkatan dari Cek Kesehatan Berkala, Enyahkan asap Rokok, Rajin Beraktivitas fisik, Diet yang seimbang, Istirahat yang cukup, Kelola stres.
Selain meluncurkan Mobile Cerdis, juga dirangkaikan denga pemeriksaan kesetan gratis terhadap masyarakat secara gratis.
Pemeriksaan gratis itu dibuka untuk umum, sesuai dengan tema launching kegiatan. Penyakit Tidak Menular (PTM).
Pantauan dilapangan, nampak sejumlah masyarakat berbondong memadati lokasi pemeriksaan.
“Bagus ini pak. Terima kasih Dinas Kesehatan, karna kami merasa terbantu sama pemeriksaan ini, kami bisa tahu sakit kami,” kata Ceni, warga Desa Bakka, seusai memeriksakan kesehatannya.
Selain itu, Suryani warga desa Buangin (40) juga berharap agar pemeriksaan kesehatan secara gratis digelar secara rutin setiap bulan.
“Kalau bisa kegiatan seperti ini diadakan terus pak setiap bulan, karna ini membantu kami, apalagi kalau kami ini yang kerja petani mana ada uang mau dipakai periksa. Kalau ada yang begini, kami senang,” pintanya.

Liputan: Hamsul | Editor: Amk.














