Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Tahun Ini, Hasil Pertanian Organik di Wasuponda Meningkat

751
×

Tahun Ini, Hasil Pertanian Organik di Wasuponda Meningkat

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Tahun ini hasil pertanian organik di Kecamatan Wasuponda tepatnya di Desa Ledu-Ledu, Kabupaten Luwu Timur, Sulsel, mengalami peningkatan.

Informasi yang dihimpun, hasil produksi tahun ini mencapai 6 ton per hektar, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 5 ton per hektar.

“Tahun ini kita mencapai 6 ton per hektar, sementara tahun kemarin hanya 5 ton per hektar,” ungkap Yogi selaku pendamping pertanian dari Aliksa Organik SRI Consultant kepada wartawan, Jumat (29/03/19).

Pertanian organik merupakan program pemberdayaan PT. Vale, yang bertujuan mengajak petani menerapkan pola hidup sehat dengan cara merubah tata cara bertani dari penggunaan bahan kimia menjadi organik, bebernya.

Dimana salah satu pola organik ini kata Yoga, dengan menggunakan pupuk kompos yang terbuat dari kotoran hewan. “Cara pembuatannya kami ajar sampai mereka paham,” ujarnya.

Senada dari itu, Bayu Aji selaku selaku Senior Manager Communications PT Vale Indonesia mengatakan, kami (PT. Vale-red) sebagai pendamping petani organik di wilayah empat pemberdayaan yakni, Kecamatan Nuha, Towuti, Wasuponda dan Malili.

Lanjutnya, selain diajarkan membuat pupuk kompos, para petani juga kami ajar mulai dari pembibitan, bercocok tanam hingga pemasaran.

Saat ini harga beras organik sebesar Rp. 85 ribu perkemasan isi 5 Kg, dan kita pasarkan di wilayah Luwu Timur, kata Bayu.

Dijelaskan, bahwa tahun ini PT. Vale Indonesia berkomitmen akan membangun pabrik beserta lantai jemur khusus pertanian organik, kuncinya.

Liputan: Redaksi | Editor: Amk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *