Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Dua Lampu PJU di Jalan Soekarno Hatta Malili Dibiarkan Padam, Ternyata Ada Anggarannya

522
×

Dua Lampu PJU di Jalan Soekarno Hatta Malili Dibiarkan Padam, Ternyata Ada Anggarannya

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Sebanyak dua lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) padam di depan Kantor Samsat Luwu Timur.

Lokasinya tepat di Jalur dua arah kompleks perkantoran Pemda Luwu Timur, Jl. Soekarno-Hatta, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili.

Pantauan media ini, lampu tersebut padam sepekan terakhir, namun sampai saat ini belum juga dilakukan perbaikan.

Sementara informasi yang dihimpun, PJU tersebut memiliki anggaran pemeliharaan senilai Rp 600 juta.

Hal itu dibenarkan Andi Makkasau selaku PPK kegiatan tersebut di Dinas PKPP Lutim, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (19/09/19).

“Iye, kami mempunyai anggaran pemeliharaannya sebesar Rp 600 juta lebih tahun ini,” ungkapnya.

Dana tersebut kata dia, diperuntukkan untuk pembelanjaan trafo, konektor, bola lampu, kabel dan lain-lain.

Selain itu, juga dilakukan pembelanjaan lapangan berupa upah kerja teknisi serta upah pemangkasan pohon.

“Banyak sekali item pembalanjaan di anggaran pemeliharaan ini, termasuk perjalanan dinas,” beber Andi Makkasau.

Menurutnya, bahwa dana tersebut merupakan anggaran pokok APBD tahun 2019.

Soal padamnya lampu di Jl. Soekarno-Hatta, dirinya belum mengetahui hal tersebut.

“Saya belum tahu itu, biasanya kalau ada seperti ini pemerintah desa setempat langsung menyurati kami atau penyampaian secara lisan.

“Namun yang jelas teknisi kami selalu memantau kondisi di lapangan sekali dalam dua Minggu, tapi kami akan cek laporan tersebut,” dalihnya.

Ditanya mengenai stok material untuk pemeliharaan PJU saat ini, Andi Makkasau mengaku belum membelanjakan untuk item tersebut.

Perlu diketahui bahwa dana ini hanya diperuntukkan bagi PJU meteran yang tersebar di 11 kecamatan se Lutim, ujarnya.

Untuk PJU PLTS tambah Makkasau, kami tidak memiliki anggaran pemeliharaannya di tahun ini.

Liputan: Redaksi | Editor: Amk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *