INPUTRAKYAT_LUTIM, – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan dan Pengawasan Organisasi Kemasyarakatan. Acara berlangsung khidmat di Aula Kantor Kesbangpol Luwu Timur, Rabu 2 September 2026, yang dihadiri 150 peserta perwakilan berbagai organisasi Se Kabupaten Luwu Timur.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan dan peran aktif Ormas agar mampu mendukung terciptanya kehidupan bermasyarakat di Luwu Timur yang aman, tertib, serta kondusif.
Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Luwu Timur yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Aini Endis Anrika. Turut hadir Kepala Kantor Kesbangpol Luwu Timur Salam Latif beserta jajaran, Kasat Intel Polres Luwu Timur Iptu Surahman (mewakili Kapolres), serta Perwakilan Kejaksaan Negeri Luwu Timur Deri Fuad Rachman.
Dalam sambutannya, Aini Endis Anrika menegaskan bahwa Ormas memegang peran sangat penting sebagai komponen masyarakat yang menjaga stabilitas bangsa. Oleh karena itu, pembinaan dan pengawasan menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya pemerintah menjaga keamanan dan ketertiban.
Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi pemerintah dan pengurus Ormas demi mewujudkan organisasi yang sehat, tertib administrasi, dan taat aturan,” ujarnya.
Ia berharap pemahaman bersama yang terbangun menjadikan Ormas bukan sekadar wadah aspirasi, melainkan mitra strategis yang harmonis, demokratis, dan sejahtera.
Ormas juga diharapkan tetap berpegang pada hukum, etika, dan kepentingan umum serta menjadi jembatan yang baik antara masyarakat dan pemerintah.
Pengelolaan yang baik bukan soal dokumen semata, tapi memastikan setiap kegiatan benar-benar bermanfaat bagi warga,” tegasnya mengingatkan peserta agar mengikuti kegiatan dengan semangat dan menerapkannya di organisasi masing-masing demi persatuan dan pembangunan daerah.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Salam Latif menjelaskan bahwa pembinaan ini dilakukan agar keberadaan Ormas di Luwu Timur berjalan sesuai regulasi.
Jangan sampai niat baik membangun masyarakat justru bermasalah karena melanggar aturan. Itulah sebabnya kami dampingi sejak dini,” tegas Salam Latif.
Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, kegiatan ini diharapkan berjalan lancar dan melahirkan kemitraan erat. Pemerintah sadar tidak bisa bekerja sendiri, sehingga dukungan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan demi mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan bermanfaat luas bagi Kabupaten Luwu Timur. (Rama).














