INPUTRAKYAT_MAKASSAR,— Nasib naas menimpa Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar Rusmayani Madjid, Ia resmi di copot dari jabatannya sebagai Kepala dinas Defenitif. Pencopotan ini terlampir dengan Surat Keterangan (SK) Walikota Makassar nomo : 862/362/ BKPSDMD /II/2021 yang terbit pada Selasa 2 Februari 2021.
“Kita butuh percepatan dan Saya tidak ingin menutupi kesalahan anggota saya yang lambat, di satu sisi saya juga tidak mentolerir kerja-kerja yang lambat” Kata Rudy.

Rudy Djamaluddin memastikan Rusmayani Madjid sudah tidak lagi menduduki kursi kepala dinas Pariwisata. Tidak cairnya dana hibah hotel dari kementerian pariwisata menjadi penyebab Maya di non-jobkan oleh Rudy Djamaluddin.
“Masalah hibah pariwisata ini sangat penting untuk menstimulus ekonomi kita, memang kalau kurang semangat terjadi perlambatan dan akibatnya dana tidak cair, sehingga saya butuh percepatan, kalau butuh percepatan yaa kita butuh orang baru” Kata Rudy Djamaluddin.

Setelah kosong nama sekertaris dinas pariwisata Kamelia ,Mencuat sebagai pelaksana Tugas kepala dinas. Ia di beri mandate untuk mengisi jabatan yang selama 11 tahun ini di pegang oleh Rusmayani Madjid.
“Penaggantinya yaa sekeratarisnya” Tambah Rudy.
Rudy juga berjanji di bawa kepemimpinannya dan di kawal oleh Kamelia Sebagai Pelaksana Tugas Kadis Pariwisata, ia akan berjuang hingga dana hibah sebesar 48 Milyar rupiah yang di peruntukkan untuk pengusaha hotel yang terkena dampak pandemi covid 19 di kota Makassar dapat segera di cairkan.
“Peluang sebesar apa pun sekecil apa pun jika itu bisa pasti di upayakan, saya sudah rapat dan bentuk tim siapkan berkas yang bisa eksekusi segera” tutupnya.
Liputan : Ardi |Editor : Risa














