INPUTRAKYA_MAKASSAR– Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dan Wakil Waki Kota Makassar Fatmawati Rusdi, mengumumkan tidak akan memilih satu pun pejabat hasil lelang jabatan versi Pejabat Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin.
Ini di umumkan langsung di depan seluruh pejabat lingkup Pemerintah Kota Makassar, yang hadir dalam rapat koordinasi pertama, Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dan Wakil Waki Kota Makassar Fatmawati Rusdi, di ruang Rapat Sipakalebbi Balaikota Makassar, Senin 1 Maret 2021.
“Semua usulan 3 alternatif yang di usulkan ke kami , kami putuskan tidak ada yang terpilih satu pun, sehingga kami perintahkan untuk mengulang lelang Jabatan sesuai dengan Undang-undang“ Tegas Danny
Sebelumnya Pada Bulan Febriari lalu ,Penjabat Wali Kota Makassar saat itu Prof Rudy Djamaluddin membuka lelang Jabatan untuk 6 Organisasi Perangkat Daerah di Lingkup pemerintah Kota Makassar. Lelang di lakulan karena adanya kekosongan pemimpin dan harus segera di isi oleh pejabat defenitif.
Setelah hasil lelang keluar dan di usulkan ke Wali kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dan Wakil Waki Kota Makassar Fatmawati Rusdi, keduanya kompak tidak memilih satu pun nama yang di usulkan oleh panitia lenang. Alasannya banya ketidaksesuai dalam hasil lelang utamanya nama yang di usulkan harusnya tidak lolos seleksi.

“Banyaknya ketidaksesuaian dengan aturan merupakan pertimbangan untuk tidak memilih orang dan saya melihat sebenarnya banyak orang tidak lolos di situ, tapi kenapa bisa lulus” Pungkas Danny Pomanto.
Danny- Fatma yang di dampingi oleh Sekertaris Daerah Kota Makassar , M Ansar Dan Tim Transisi Walikota Makassar, Yakni Mantan Penjabat Walikota Makassar ,Prof Yusran Yusuf Dan pakar Ahli Tata Negara Prof Aminuddin Ilmar Dan Iqbal Jalil, menkritik hasil lelang jabatan yang di ajukan oleh panitia lelang dan memutuskan akan membuka lelang jabatan ulang.
“Kami perintahkan untuk segera menyusun pansel yang adil melibatkan semua orang, sekali lagi hasil lelang jabatan tidak satu pun di pilih satu pun “ Tambah Danny
Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dan Wakil Waki Kota Makassar Fatmawati Rusdi, juga mengajak para pejabat yang hadir untuk ikut dalam lelang jabatan. Namun di pastikan lelang akan berjalan ketat dan tidak ada kolusi.
“Silahkan bagi yang ingin ikut terbuka tidak kolusi tapi tentunya ada skrining moral dan ahlak yang akan di lakukan” Tutup Danny
Gagalnya lelang jabatan versi Rudy Djamaluddin ini juga menjadi alasan , Danny-Fatma mengangkat 16 orang pejabat Eselon 2. Mereka di harapkan bisa menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas di 16 OPD untuk mengisi kekosongan jabatan kepala dinas.
Liputan : Ardiansah |Editor : Risa














