INPUTRAKYAT_LUTIM,–Puluhan petugas Damkar dan anggota Satpol PP Luwu Timur yang dipecat diduga beda pilihan pada Pilkada 2020 lalu, akhirnya gigit jari.
Pasalnya, seluruh tenaga upah jasa yang dipecat tersebut sudah digantikan oleh orang baru.
Pantauan media ini, sejak kemarin sampai hari ini, Selasa (18/05/2021), terlihat Kantor Satpol PP, Damkar dan Linmas Lutim menggelar pelatihan terhadap tenaga pengganti.

Foto: puluhan tenaga baru pengganti anggota Satpol PP dan Damkar yang dipecat mengikuti pelatihan di halaman Kantor Satpol PP, Damkar dan Linmas Lutim.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tenaga pengganti yang mengikuti pelatihan tersebut berjumlah 56 orang yang terdiri dari anggota Satpol PP dan petugas Damkar.
Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi I DPRD Kabupaten Luwu Timur, I Made Sariana berang. “Bisanya mereka lakukan seperti itu, dan tidak ada laporan ke Komisi I,” katanya.
“Ini sama halnya tidak menghiraukan himbauan Wakil Ketua I DPRD, HM Siddiq BM, padahal kemarin kami sudah sampaikan ke dinas terkait,” ujarnya lagi.
Menurutnya, persoalan ini saya akan segera sampaikan ke pak Siddiq, dan segera menghering dinas tersebut, tandas Made.
Bahkan sebelumnya, Wakil Ketua I DPRD Lutim, HM Siddiq sudah menghembuskan sinyal kalau persoalan nasib tenaga upah jasa di Lutim aman.
“Sudah selesai mi’ tadi. Insya Allah upah jasa aman,” tulis Wakil Ketua I DPRD Lutim, HM Siddiq BM dalam percakapan disalah satu grub WhatsApp baru-baru ini.
Hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan dari pihak Kantor Satpol PP, Damkar dan Linmas Lutim.
Kabid Damkar, Burhanuddin dikonfirmasi via pesan WhatsAppnya sedang dalam posisi off line.
Sementara Kasatpol PP, Damkar dan Linmas, Indra Fauwzi juga belum memberikan jawaban saat dihubungi melalui pesan selulernya.
Liputan: Amk | Editor: Redaksi.















