Lagi, Enam Tenaga Upah Jasa di Disbudparmudora Lutim Dipecat

  • Whatsapp

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Para tenaga upah jasa dilingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Luwu Timur terpaksa harus menelan kekecewaan.

Pasalnya, setelah sekian bulan bahkan bertahun-tahun mengabdikan diri untuk daerah ini akhirnya terhenti dipertengahan jalan.

Mereka diberhentikan oleh pemangku kebijakan dari tempat dimana dirinya mencari sesuap nasi.

Seperti halnya dialami para tenaga upah jasa di Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dikbudparmudora) Lutim.

Informasi yang dihimpun, sebanyak enam orang dikabarkan diberhentikan dari Dinas tersebut, Selasa (18/05/2021).

Dikonfirmasi salah satu orang tua tenaga upah jasa yang dipecat dari Dikbudparmudora Lutim membenarkan nasib yang menimpa anaknya itu.

“Iye, tadi anak saya diberhentikan. Seorang ASN diruangannya mengaku tidak tega harus menyampaikan hal tersebut,” ungkap Leni sapaan akrabnya kepada media ini.

Menurutnya, tidak ada betul belas kasihan penentu kebijakan sehingga tenaga upah jasa jadi sasaran.

“Seberapa besarkah pengaruhnya saya di Pilkada, terutama anak ku, tapi ya’ semoga Allah memberikan hidayah ke mereka,” ucap Leni dengan nada sedih.

Lanjutnya, setelah anak saya diberhentikan tadi, hari itu juga sudah ada penggantinya dan bahkan sudah mengantongi SK upah jasa.

Ia menceritakan, anak saya saat ini sementara mengkredit motor karena ada upah dia harap dari tempat kerjanya.

Tapi karena diberhentikan, saya nda tau lagi bagimana ini kreditnya, sementara saya tidak punya suami untuk mencarikan nafkah, sambungnya lagi sembari menangis.

“Saya sabarkan saja, semoga Allah membukakan pintu rejeki buat saya dan anak ku sekalipun tidak lagi bekerja ditempat itu,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, puluhan tenaga upah jasa dari OPD lainnya juga sudah diberhentikan secara sepihak.

Seperti, 20 petugas Damkar, 7 orang Satpol PP, 7 orang tenaga kebersihan, 3 orang di BKPSDM, 1 orang di Dinas PK dan 1 orang dari Dinas PUPR.

Mirisnya lagi, beberapa guru ngaji ikut pula diberhentikan sebagai penerima upah dari Pemda Lutim.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan resmi dari pihak Disbudparmudora Lutim.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Anugrah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *