INPUTRAKYAT_JENEPONTO– Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) telah banyak memberikan kehidupan bagi kampung-kampung terpencil di nusantara. Semangat dan keakraban Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan masyarakat, terasa betul dalam TMMD.
Tahun ini, program TMMD Ke 116 Kodim 1425 Jeneponto berlangsung di Kelurahan Empoang Utara, Kecamatan Binamu, dan membangun infrastruktur dan rehab rumah tak layak huni, bahkan kegiatan non fisik.
Rencana pembangunan ini dimulai dengan penyerahan atau penandatanganan MoU TMMD ke-116 tahun 2023 di Lapangan Passamaturukang, 10 Mei 2023, dan dihadiri oleh bupati jeneponto, Iskan Iskandar
Pagi harinya tanggal 11 Mei 2023, sejumlah personel berbaju loreng sudah tampak mendirikan posko TMMD untuk memulai pembangunan jalan.
Dengan tubuh kekar dan kuat memegang peralatan bangunan, mulai merintis jalan. Dalam peritisan jalan personel berbagi tugas, ada melakukan pembuatan talud, drainase, pembangunan jembatan dan pembuatan plat decker.
Personel TNI dan Polri berbagi tugas mempercepat pengerjaan perintisan jalan, bahkan warga pun ikut membantu personel mengerjakan pembangunan itu. Para pemuda desa ikut andil memberikan bantuan dengan ikut mengangkut material jembatan.
Meski pengerjaan mereka tergolong keras, namun mereka tak kenal lelah untuk melakukan pembangunan yang bermaanfaat terhadap masyarakat banyak. Para personel juga sesekali bencanda Untuk mengobati rasa lelah.
TNI bergandengan dengan pemerintah daerah mempercepat pembangunan, terutama di daerah pinggiran.
Perintisan jalan ini untuk membantu pertumbuhan perekonomian masyakat.
Selama ini masyarakat kesulitan mengakses lahan pertanian. Masyarakat menggunakan tenaga angkut kuda sebagai transportasi pembawa hasil bumi berupa jagung atau pun gabah.
Dandim Kodim 1425 Jeneponto, Letkol Inf Agus Tanra terus memberikan suppor dan dukungan terhadap Satgas TMMD yang menjalankan tugas kemasyarakatan.
“Tetap semangat dalam menjalankan tugas kemasyarakatan ini.”kata Agus Tanra
Ia juga menghibau agar satgas TTMD untuk menjaga kesehatan, jaga kekompakan serta solidaritas antara TNI, Polri dan masyarakat dalam melakukan pembangunan ini,” katanya ketika meninjau pengerjaan pembangunan di Kelurahan Empoang Utara
Para prajurit harus menjaga kesehatan. Menurutnya, program ini bagian dari pengabdian TNI kepada masyarakat dan negara. Sehingga harus dilakukan dengan semangat dan kegembiraan.
Menurut Agus Tanra, salah satu wujud nyata soliditas TNI dan Polri yang harus terus dilakukan di setiap wilayah adalah bersinergi melakukan pembangunan.
“TNI, Polri dan masyarakat harus bersinergi dalam mencapai program pembangunan program TMMD ini,” katanya ketika berkunjung ke lokasi TMMD
Beberapa hari setelah itu, akses jalan yang dirintis tentara itu sudah mulai nampak. Bahkan, telah dinikmati sejumlah warga setempat. Saat ini perimtisan jalan mencapai 76 persen, pembuatan jembatan beton 74 perse, pembuatan plat duiker mencapai 79 persen, pembuatan talut 67 persen, dan Rehab RTLH 70 persen.
Menurut Agus Tanra, dulunya, warga dikelurahan Empoang utara yang ingin ke lokasi pertanian harus menempuh jarak sekitar beberapa kilometer. Dengan kehadiran TMMD, jarak itu kini bisa ditempuh lebih dekat.
“Ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga,” katanya.
Satgas TMMD pun merampungkan pembuatan drinase dan pembangunan jembatan penghubung antar dusun tersebut. Medan yang sulit cukup merepotkan petugas. Alhasil, personel mendatangkan Exsavator untuk mempercepat pembangunan tersebut.
Jika tidak ada aral melintang, jalan dan jembatan tersebut akan rampung sampai berakhir masa program TMMD 2023 tanggal 8 Juni 2023. Letkol Agus Tanra berharap, kehadiran jembatan penghubung kelak membantu masyarakat, terutama memudahkan perputaran perekonomian warga.














