Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Orasi di Perbatasan Lutim – Lutra, Najamuddin: Harga Mati, Provinsi Luwu Raya Harus Terwujud

483
×

Orasi di Perbatasan Lutim – Lutra, Najamuddin: Harga Mati, Provinsi Luwu Raya Harus Terwujud

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Mantan anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur dua periode, Najamuddin turun jalan. Diatas mobil bak terbuka, Ia meneriakkan pemekaran provinsi Luwu Raya harga mati.

Pernyataan lantang itu disampaikan lewat orasinya saat puluhan masyarakat dan mahasiswa menggelar unjuk rasa di tuguh batas Kabupaten Luwu Timur – Luwu Utara, Jumat (23/1/2026), Pukul 23.00 Wita.

Aksi tersebut menimbulkan kemacetan sejauh ratusan meter dari dua arah. Dari pantauan media ini, aksi ini serentak berlangsung dibeberapa titik sejak siang tadi, seperti Masamba, Walmas, Palopo hingga Luwu tepatnya perbatasan kabupaten Luwu – Wajo.

Lanjut mantan politisi Golkar ini menyampaikan, kenapa Luwu Raya minta merdeka. Jangankan Provinsi, Negara Luwu Raya pun bisa dibuat.

Ia pun menantang agar perwakilan Luwu Raya yang ada di DPR pusat dan provinsi jangan tidur melihat kondisi hari ini.

“Kasihan ini rakyat, kasihan daerah kita, ini harus di mekarkan,” tegasnya. Ia pun menyebut bahwa disisi pendapatan Luwu Raya adalah penyangga ekonomi Sulawesi Selatan, kenapa tidak dimekarkan jadi Provinsi,” tandasnya, bakar semangat demonstran.

Menurutnya, saya 10 tahun menjadi anggota DPRD Luwu Timur, dan hari ini meneriakkan Luwu Raya harus jadi provinsi. Moratorium pemekaran harus dicabut, aturan pemekaran harus di cabut.

“Malam ini jangan persalahkan selaku masyarakat Luwu Raya jika memblokade seluruh jalan yang ada di Luwu Raya, akses ekonomi akan lumpuh, itu karena semangat masyarakat. Pemerintah pusat lihat ini,” ujarnya.

“Luwu Raya hari ini terbakar, semangat masyarakat menjadikan Luwu Raya sebagai provinsi,” sambungnya lagi.

Ia menyebut, pembagian kuota anggaran untuk Luwu Raya tidak sebanding dengan PAD kita yang masuk di Sulsel, kita cukan dapat kuota jalan tidak sampai Rp 200 Miliar, disisi lain kita masukkan APBD ke Provinsi diatas Rp 2 Triliun.

Maka dari itu saya minta tolong beri dukungan, tolong membantu perjuangan kepada adik-adik mahasiswa, tokoh masyarakat, petani, nelayan, tolong bergerak semua, Luwu Raya harus jadi provinsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *