Example 728x250
Example 728x250
Input Sulbar

Pemdes Seppong dan Puskesmas Tammerodo Gelar Skrining Kesehatan, Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

41
×

Pemdes Seppong dan Puskesmas Tammerodo Gelar Skrining Kesehatan, Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_MAJENE,– Pemerintah Desa (Pemdes) Seppong, Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene, terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka stunting melalui langkah-langkah preventif dan intervensi kesehatan masyarakat. Bersinergi dengan UPTD Kesehatan Puskesmas Tammerodo, Pemdes Seppong menggelar kegiatan skrining kesehatan bagi bayi, balita, dan ibu hamil (bumil), Jumat (22/5/2026).

Kegiatan skrining ini menjadi tahapan awal sebelum penyaluran program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, guna memastikan bantuan gizi diberikan secara tepat sasaran kepada kelompok yang membutuhkan.

Berdasarkan data Kader Pembangunan Manusia (KPM) Desa Seppong, sebanyak 33 balita dan 1 ibu hamil tercatat sebagai sasaran dalam intervensi program PMT tahun ini.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Seppong, Mawardi, S.P., dr. Fatmawati Zainal, S.Ked., serta jajaran tenaga kesehatan dari UPTD Puskesmas Tammerodo.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Seppong, Mawardi, S.P., menegaskan bahwa skrining kesehatan merupakan langkah penting untuk memastikan program intervensi gizi berjalan efektif dan memberi dampak nyata terhadap penurunan stunting di desa.

“Kami mengajak seluruh pihak, khususnya keluarga sasaran, untuk membangun kerja sama yang baik. PMT ini harus benar-benar dikonsumsi oleh bayi dan balita agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal,” ujar Mawardi.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan penanganan stunting tidak hanya bergantung pada bantuan makanan tambahan, tetapi juga pada kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan ibu dan anak sejak dini.

Selain fokus pada intervensi gizi, Mawardi turut menyoroti capaian imunisasi di Desa Seppong yang berdasarkan data kesehatan masih tergolong rendah. Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius karena anak yang tidak mendapatkan imunisasi lengkap lebih rentan terserang penyakit, yang pada akhirnya dapat memengaruhi tumbuh kembang dan meningkatkan risiko stunting.

Sebagai bentuk komitmen bersama, Pemerintah Desa Seppong bersama tenaga kesehatan dan masyarakat sepakat melakukan pembenahan secara menyeluruh, di antaranya dengan meningkatkan capaian imunisasi dasar lengkap hingga mencapai target 100 persen serta memastikan tidak ada lagi ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK).

Melalui langkah kolaboratif ini, Pemdes Seppong berharap upaya percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif dan mampu menciptakan generasi sehat, kuat, Dan berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *