Example 728x250
Example 728x250
Input Sulbar

Rembuk Stunting Desa Tammerodo Sukses Digelar, Perkuat Komitmen Bersama Cegah Stunting di Majene

38
×

Rembuk Stunting Desa Tammerodo Sukses Digelar, Perkuat Komitmen Bersama Cegah Stunting di Majene

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_MAJENE, – Pemerintah Desa Tammerodo, Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, sukses menggelar kegiatan Rembuk Stunting pada Jumat (22/5/2026). Kegiatan ini menjadi penutup dari rangkaian jadwal Rembuk Stunting tingkat kecamatan yang telah dilaksanakan di seluruh desa di Kecamatan Tammerodo Sendana.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan dengan dihadiri langsung Kepala Desa Tammerodo, Supyan, serta Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Tammerodo Sendana, Basruddin, SP., MM., yang hadir mewakili Camat Tammerodo Sendana.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pendamping P3MD Kecamatan Tammerodo Sendana, Ekawati, SP., perwakilan UPTD Kesehatan, UPT DPPKB, KUA, Ketua dan jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa 1401-03/Sendana Sertu Asrul, para Kepala Dusun, Bidan Desa, serta kader Posyandu.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Tammerodo, Supyan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu menghadiri rembuk stunting di tengah padatnya aktivitas masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha.

“Alhamdulillah, meski masyarakat sedang disibukkan dengan berbagai persiapan menjelang Iduladha, kita masih dapat hadir dan menunjukkan komitmen bersama dalam upaya percepatan penurunan stunting di desa ini. Sengaja kegiatan dimulai tepat waktu agar masyarakat dapat kembali melanjutkan aktivitas hariannya,” ujar Supyan.

Ia menegaskan bahwa rembuk stunting merupakan agenda rutin yang terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk keseriusan pemerintah desa dalam menangani persoalan stunting. Menurutnya, konsistensi dan ketepatan data menjadi hal yang sangat penting dalam mendukung penyusunan program dan kebijakan desa.

Supyan juga meminta para kader Posyandu dan Bidan Desa agar lebih teliti dalam melakukan penimbangan dan pengukuran balita pada kegiatan bulan berikutnya guna menghindari terjadinya perbedaan data yang dapat memengaruhi perencanaan program penanganan stunting.

Sementara itu, Kepala Seksi PMD Kecamatan Tammerodo Sendana, Basruddin, SP., MM., saat membuka kegiatan menyampaikan permohonan maaf dari Camat Tammerodo Sendana yang tidak dapat hadir karena harus menghadiri agenda kedinasan lainnya.

Ia mengapresiasi sinergi seluruh unsur pemerintah desa dan lintas sektor yang selama ini terus terjalin dalam mendukung program percepatan penurunan stunting di wilayah Kecamatan Tammerodo Sendana.

Melalui kegiatan rembuk stunting ini, diharapkan seluruh pihak dapat terus memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, serta memastikan intervensi penanganan stunting berjalan tepat sasaran demi mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas di Kabupaten Majene.

Penulis: Rezki/Ab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *