INPUTRAKYAT_MORUT, — Askab PSSI Morowali Utara menaikkan target pembinaan pemain muda. Liga Pelajar 2026 yang resmi bergulir Jumat, 28 Agustus 2026, diikuti 17 tim, naik dari 12 tim pada penyelenggaraan sebelumnya.
Ketua Umum Askab PSSI Morowali Utara, Arief Ibrahim, melihat peningkatan jumlah peserta sebagai sinyal berkembangnya pembinaan sepak bola di kalangan pelajar.
“Ini menunjukkan bahwa pembinaan sepak bola pelajar di Morowali Utara terus berkembang,” kata Arief dalam pembukaan Liga Pelajar Askab PSSI Morowali Utara 2026.
Namun bagi Askab PSSI, bertambahnya peserta bukan tujuan akhir. Kompetisi tersebut akan digunakan untuk menyaring pemain yang dinilai layak memperkuat Morowali Utara pada Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov Sulawesi Tengah.
Arief mengatakan Askab PSSI tidak ingin Liga Pelajar berhenti sebagai kompetisi antarsekolah atau perebutan gelar juara.
“Kita jangan hanya menjadi jagoan di kampung. Liga Pelajar ini harus menjadi ajang seleksi agar kita mendapatkan pemain terbaik,” ujarnya.
Menurut Arief, pemain terbaik dari kompetisi akan dipantau dan dipersiapkan menghadapi Porprov yang dijadwalkan berlangsung pada Desember.
Ia memasang target tinggi. Morowali Utara diharapkan tidak sekadar berpartisipasi, tetapi mampu bersaing untuk memperebutkan gelar juara.
“Insyaallah pada Desember nanti kita akan mengikuti Porprov dan mudah-mudahan kita bisa menjadi juara,” katanya.
Arief mengatakan pencapaian tersebut membutuhkan kerja keras sejak proses pembinaan. Karena itu, ia mengapresiasi panitia yang telah mempersiapkan penyelenggaraan kompetisi.
Ia juga mengutip filosofi Cristiano Ronaldo tentang pentingnya kerja keras untuk mencapai prestasi. Menurut Arief, mimpi tidak akan menghasilkan prestasi jika tidak diikuti dengan kerja nyata.
“Yang membuat kegiatan ini bisa terselenggara adalah kerja keras panitia,” ujarnya.
Liga Pelajar 2026 merupakan tahun kedua penyelenggaraan kompetisi sekaligus tahun kedua Arief bersama jajaran pengurus mendapat kepercayaan mengelola Askab PSSI Morowali Utara.
Dengan jumlah peserta yang meningkat, Askab kini memiliki ruang lebih besar untuk melihat kemampuan pemain dari berbagai sekolah.
Kompetisi itu diharapkan menjadi salah satu jalur pencarian talenta baru yang nantinya masuk dalam radar tim Morowali Utara menghadapi Porprov Sulawesi Tengah.














