Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Dua Hari, Damkar Luwu Timur Tangani 10 Karhutla

47
×

Dua Hari, Damkar Luwu Timur Tangani 10 Karhutla

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM, — Sepuluh titik kebakaran hutan dan lahan ditangani petugas pemadam kebakaran di Kabupaten Luwu Timur dalam dua hari. Kebakaran terjadi saat kondisi cuaca panas dan kering meningkatkan risiko api menjalar.

Operasi pemadaman berlangsung pada Jumat dan Sabtu di tiga kecamatan, yakni Malili, Towuti, dan Wasuponda. Petugas dari sejumlah pos pemadam dikerahkan untuk mengendalikan api di kawasan yang terbakar.

Pada Jumat, lima operasi dilakukan. Pos Damkar Malili menangani tiga titik di Desa Puncak Indah, termasuk kawasan di depan SDN Puncak Indah dan belakang Laboratorium Kesehatan. Dua lokasi lain berada di wilayah Towuti, yakni Desa Matompi dan Timampu.

Penanganan berlanjut pada Sabtu. Petugas Pos Damkar Towuti bergerak ke Desa Wawondula dan Pekaloa. Dari Pos Damkar Wasuponda, personel dikerahkan ke Desa Tabarano untuk memadamkan kebakaran lahan.

Petugas Pos Damkar Angkona juga turun ke Desa Puncak Indah, Malili. Salah satu operasi berlangsung hingga malam.

Kebakaran di Desa Lampia mendapat penanganan langsung dari Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Luwu Timur. Operasi dimulai pukul 13.10 Wita dan baru berakhir pada 22.58 Wita.

Durasi pemadaman yang panjang menunjukkan tantangan petugas di lapangan, terutama ketika menghadapi lahan yang mudah terbakar akibat kondisi panas dan kering. Dalam situasi seperti ini, api berisiko meluas sebelum dapat dikendalikan.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Luwu Timur meminta masyarakat segera melaporkan kebakaran melalui layanan darurat 112 atau pos pemadam terdekat. Kecepatan laporan dinilai penting agar api dapat ditangani sebelum membesar.

Sebelumnya, Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam menghimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melakukan aktivitas pembakaran di lahan, mengingat kondisi cuaca dan angin dapat menyebabkan api maupun abu pembakaran mudah menyebar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *