INPUTRAKYAT_LUTIM,—Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Kesehatan kembali bersiap mengikuti penilaian STBM Award kategori Madya tahun 2026. Pada ajang tersebut, Luwu Timur menargetkan meraih juara I tingkat nasional.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur, Dr. Helmy, mengatakan saat ini pihaknya telah melakukan verifikasi dokumen terhadap 69 desa yang menjadi bagian dari penilaian STBM Award.
“Lima tahun yang lalu kita mengikuti STBM Award ini, alhamdulillah mendapatkan juara dua tingkat nasional. Semoga di tahun ini kita bisa mempertahankan, bahkan meningkatkan menjadi juara pertama di tingkat nasional,” ujar Helmy saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Pada Senin, 31 Agustus 2026.
Helmy menjelaskan, untuk menyukseskan penilaian tersebut, Dinas Kesehatan telah melakukan koordinasi lintas sektor bersama pemerintah daerah, kecamatan, pemerintah desa dan puskesmas.
Menurutnya, keberhasilan STBM Award bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan, tetapi membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh pihak, khususnya pemerintah desa dan masyarakat.
“Ini bukan hanya milik kesehatan, tetapi ini lintas sektor. Kita bekerja sama dengan camat, desa dan puskesmas,” jelasnya.
Ia menambahkan, hasil verifikasi dokumen dari 69 desa telah dikirimkan ke Kementerian Kesehatan.
Jika lolos verifikasi dokumen, tahapan selanjutnya akan dilanjutkan dengan verifikasi lapangan untuk memastikan kesesuaian antara dokumen yang diajukan dengan kondisi nyata di desa.
Dari hasil verifikasi sementara, rata-rata capaian 69 desa berada di angka sekitar 50 persen. Meski demikian, masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi, salah satunya terkait pengelolaan sampah.
Helmy berharap seluruh pihak terus memperkuat kolaborasi dan memaksimalkan persiapan. Upaya tersebut diharapkan mampu membawa Luwu Timur meningkatkan prestasinya dari juara II menjadi juara I nasional pada STBM Award 2026.(Solihin).














