Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Bupati Luwu Timur Temui Pendemo Forum Pemuda Topos, Janji Panggil PT TPE dan PT Vale

122
×

Bupati Luwu Timur Temui Pendemo Forum Pemuda Topos, Janji Panggil PT TPE dan PT Vale

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM, — Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam menemui massa Forum Pemuda Topos yang menggelar aksi di Togo, Desa Balambano, Kecamatan Wasuponda, Senin, 28 September 2026. Irwan berhenti di lokasi saat melintas dalam agenda kunjungan kerja.

Forum Pemuda Topos mempersoalkan belum diterimanya sejumlah warga setempat untuk bekerja di PT TPE. Mereka menyebut persoalan itu berkaitan dengan kesepakatan dalam pertemuan sebelumnya yang, menurut massa aksi, memuat alokasi kuota empat orang bagi warga yang mereka perjuangkan.

Namun, hingga aksi digelar, massa mengklaim belum ada satu pun nama dari Forum Pemuda Topos yang direkrut untuk bekerja di perusahaan tersebut.

Dalam tuntutannya, massa juga mempersoalkan proses penerimaan tenaga kerja. Mereka menuding adanya pihak eksternal perusahaan yang dinilai tidak adil dan cenderung mengutamakan anggota atau kelompok tertentu dalam perekrutan. Tuduhan tersebut merupakan klaim massa aksi dan belum disertai penjelasan dari pihak PT TPE dalam pernyataan yang disampaikan di lokasi.

Irwan mengatakan pemerintah daerah berkepentingan memastikan kesempatan kerja terbuka secara proporsional bagi masyarakat di seluruh wilayah pemberdayaan.

“Seluruh wilayah pemberdayaan memiliki peluang dan hak yang sama mendapatkan pekerjaan. Ini yang saya tekankan ke PT Vale, termasuk perusahaan-perusahaan lainnya,” kata Irwan kepada massa.

Menurut dia, perusahaan semestinya melihat kebutuhan tenaga kerja secara menyeluruh, bukan hanya berdasarkan wilayah tertentu.

“Kalau ada penerimaan misalnya 10 orang, jangan hanya wilayah Sorowako saja. Kalau bisa secara merata, termasuk wilayah ini,” ujarnya.

Irwan juga menyinggung sejumlah warga yang disebut telah mengikuti tahapan seleksi, termasuk tes dan pemeriksaan kesehatan atau medical check-up (MCU), tetapi belum memperoleh kepastian pekerjaan.

Ia mengatakan persoalan tersebut akan menjadi perhatiannya.

“Terkait tuntutan warga, bahwasanya ada beberapa yang sudah tes atau MCU namun belum dipekerjakan, ini akan menjadi perhatian saya,” kata dia.

Irwan meminta warga yang masih mencari pekerjaan untuk mendata nama mereka melalui pemerintah daerah. Data tersebut, kata dia, dapat menjadi bagian dari basis data tenaga kerja pemerintah.

“Saya berharap di luar dari nama-nama calon tenaga kerja yang tercatat dalam tuntutan ini, yang juga ingin bekerja agar dicatat namanya dan sekaligus bisa masuk dalam database pemerintah,” ujarnya.

Bupati kemudian mengatakan akan memanggil PT Vale dan PT TPE pada sore hari untuk membahas tuntutan warga Togo.

“Saya sebentar sore memanggil PT Vale dan TPE untuk memastikan tuntutan warga Togo,” kata Irwan.

Dalam pertemuan dengan massa, Irwan juga menyampaikan pernyataan keras terkait posisi pemerintah daerah terhadap perusahaan yang dinilai tidak menjalankan proses tersebut.

“Kalau mereka tidak mau proses ini, saya tidak akan urus izin-izinnya yang di pemerintah daerah,” tegas Irwan dihadapan massa aksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *