INPUTRAKYAT_MORUT, – Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi menegaskan bahwa berbagai capaian pembangunan yang diraih daerahnya hingga usia ke-13 belum sepenuhnya memenuhi harapan. Karena itu, pemerintah daerah mengajak masyarakat memperkuat kebersamaan dan memanjatkan doa agar pembangunan berjalan lebih baik.
Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Dzikir dan Tabligh Akbar, Kamis malam (22/10/2026), di pelataran kantor bupati, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, yang menghadirkan pendakwah kondang, Dr. H. Das’ad Latif.
Dalam sambutannya, Bupati Delis mengakui Morowali Utara telah mencatat sejumlah perkembangan, mulai dari pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga upaya menekan angka kemiskinan dan stunting. Namun, ia menilai capaian tersebut masih perlu ditingkatkan agar sejalan dengan harapan masyarakat.
“Prestasi demi prestasi telah kita capai, walaupun tentunya belum sesuai dengan yang kita harapkan,” demikian inti pernyataan Bupati dalam sambutannya.
Menurut dia, pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Dukungan masyarakat, persatuan, serta kolaborasi berbagai pihak dinilai menjadi faktor penting untuk memastikan program-program pembangunan berjalan sesuai sasaran.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan keagamaan dalam rangka HUT kabupaten bukan sekadar agenda seremonial. Dzikir dan Tabligh Akbar dimaknai sebagai bentuk rasa syukur atas perkembangan daerah sekaligus ikhtiar spiritual untuk memohon kemudahan dalam menjalankan pembangunan.
Ia berharap Morowali Utara senantiasa mendapat perlindungan Tuhan Yang Maha Esa, dijauhkan dari bencana, serta mampu mewujudkan cita-cita daerah untuk menghadirkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan sejahtera.
HUT Morowali Utara Diisi Kegiatan Lintas Agama
Pemerintah Kabupaten Morowali Utara juga menggelar kegiatan keagamaan lintas agama dalam rangkaian peringatan hari jadi tersebut.
Sebelum Dzikir dan Tabligh Akbar, pemerintah daerah mengadakan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang menghadirkan Pendeta Gilbert Lumoindong.
Delis menyebut rangkaian kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman agama.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Delis menyampaikan apresiasi kepada Das’ad Latif yang bersedia hadir di Morowali Utara di tengah padatnya agenda dakwah.
Kehadiran pendakwah tersebut diharapkan dapat memberikan penguatan spiritual kepada masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya semangat persatuan dan kepedulian terhadap pembangunan daerah.
Memasuki usia ke-13, Morowali Utara dihadapkan pada tantangan untuk memastikan berbagai capaian pembangunan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Pemerintah daerah pun berharap dukungan dan doa masyarakat dapat berjalan seiring dengan upaya peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan warga.














