INPUTRAKYAT_MAKASSAR,– Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan merilis berita perkembangan indeks harga konsumen serta Inflasi Sulsel bulan Agustus 2018.
Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah, di gedung kantor BPS Sulsel, jalan Haji Bau, Kota Makassar, Senin, (3/9/2018), mengatakan, Agustus 2018, Sulawesi Selatan mengalami deflasi 0,10 persen dengan Indeks Harga Konsumen (lHK) sebesar 135,16.
Dari 5 kota IHK di Sulawesi Selatan, empat kota (Bulukumba, Palopo, Watampone, dan Makassar) mengalami deflasi, sedangkan satu kota lainnya (Parepare) mengalami inflasi.
Deflasi tertinggi terjadi di Kota Palopo sebesar 0,29 persen dengan IHK sebesar 134,00 dan deflasi terendah terjadi di Kota Watampone sebesar 0,02 persen dengan IHK sebesar 132,90. Inflasi terjadi di Kota Parepare sebesar 0,05 persen dengan IHK 129,45.
Deflasi yang terjadi di Sulawesi Selatan pada Agustus 2018 ini disebabkan oieh turunnya harga pada dua kelompok pengeluaran yang ditunjukkan oleh turunnya indeks harga konsumen pada kelompok bahan makanan ( 0,98 % ) ; dan kelompok sandang sebesar ( 0,20 % ).
Sedangkan lima kelompok pengeluaran lainnya mengalami kenaikan harga, kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan ( 0,49 % ) ; kelompok kesehatan ( 0,19 % ) ; kelompok makanan jadi , minuman , rokok dan tembakau ( 0,16 % ) ; kelompok perumahan , air , listrik , gas dan bahan bakar ( 0,16 % ) dan kelompok pendidikan , rekreasi dan olahraga ( 0,13 % ).
Laju inflasi tahun kalender Agustus 2018 Sulawesi Selatan sebesar 2,95 persen dan laju inflasi year on year (Agustus 2018 terhadap Agustus 2017) sebesar 3,92 persen.
Liputan : Noya | Editor : AMK














