INPUTRAKYAT_LUTIM,–Sejumlah warga Desa Pongkeru yang mengatasnamakan Forum Pemuda Pongkeru menggelar unjuk rasa di lokasi tambang PT. Citra Lampia Mandiri (CLM) tepatnya Salulawwa area Desa Pongkeru Km 11-25, Kecamatan Malili, Luwu Timur, Senin (03/09/18).

Diketahui, aksi tersebut menuntut kompensasi lahan kepada pihak perusahaan PT. CLM dan menuntut kompensasi dampak yang di timbulkan perusahaan serta transparansi dalam hal perekrutan tenaga kerja.
Dalam orasinya, Moh. Arif Tella selaku penanggung jawab aksi mengatakan, hari ini ketika tidak ada keputusan dari pihak PT. CLM, maka kami minta aktivitas tambang di tutup.
Sementara itu Kepala Tehnik Tambang (KTT) PT. CLM Andi Maryadin meminta persoalan ini dibicarakan hingga ketingkat pusat.
Dari pernyataan itu, memicu emosi dari pihak demonstran dan meminta hari ini ada keputusan dari pihak PT. CLM.
Alhasil, kedua bela pihak sepakat menandatangani surat perjanjian bersama yang diteken lamgsung KTT PT. CLM, Andi Maryadin dan Ketua Forum Pemuda Pongkeru, Amir Asri.
Berikut poin kesepakatan kedua belah pihak :
1. Pihak PT. CLM siap menghadirkan salah satu jajaran Direksi yang bisa mengambil kebijakan maksimal hari Jumat 07 September 2018.
2. Selama pihak PT. CLM belum menghadirkan pihak jajaran Direksi Jakarta maka kegiatan hauling tidak bisa dilaksanakan.
3. Apabila pihak PT. CLM tidak mengindahkan poin 1 dan 2 maka pihak PT. CLM akan menghentikan semua aktivitasnya.

Liputan: Arif | Editor: Amk.














